Bukan di Amerika, Niagara Ini Ada di Lumajang! Apa Rahasianya Makin Diburu Wisatawan Dunia? - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Pariwisata · 26 Sep 2025 17:50 WIB ·

Bukan di Amerika, Niagara Ini Ada di Lumajang! Apa Rahasianya Makin Diburu Wisatawan Dunia?


 Bukan di Amerika, Niagara Ini Ada di Lumajang! Apa Rahasianya Makin Diburu Wisatawan Dunia? Perbesar

Lumajang, – Di kaki Gunung Semeru, gemuruh air mengalun dari ketinggian, membentuk panorama yang memukau mata siapa pun yang datang. Inilah Tumpak Sewu, air terjun megah yang kini makin dikenal sebagai Niagaranya Indonesia.

Bukan sekadar julukan, tapi juga simbol kebangkitan wisata alam di Kabupaten Lumajang, khususnya Kecamatan Pronojiwo.

Selama beberapa tahun terakhir, Tumpak Sewu I dan II yang dulu dikelola terpisah kini telah disatukan dalam satu pengelolaan terpadu.

Baca juga: Diresmikan Bupati, Dapur MBG Pertama di Jember Kini Diterpa Isu Makanan Basi

Hal ini tak lepas dari peran Bupati Lumajang, Bunda Indah, yang disebut oleh pelaku wisata sebagai figur kunci dalam menyatukan visi pengembangan sektor pariwisata Pronojiwo.

Baca juga: Hadiah Rp50 Juta, Daftar Gratis! Bupati Cup Catur 2025 Siap Ramaikan Lumajang

“Tumpak Sewu sekarang satu paket mas, enggak lagi terpisah. Sudah disatukan demi satu tujuan besar: menjadikan Pronojiwo sebagai ikon wisata nasional berbasis alam,” kata pelaku wisata lokal, Tolip Ciko, Jumat (26/9/25).

Jumlah wisatawan pun mengalami lonjakan signifikan. Dalam satu hari biasa, lebih dari 350 wisatawan asing datang untuk menjajal medan ekstrim dan jalur trekking yang menantang. Sedangkan saat akhir pekan atau musim liburan, pengunjung lokal bisa menembus 1.000 orang per hari.

“Wisatawan asing suka yang ekstrim, naik turun tebing, nyemplung sungai. Sementara yang lokal senangnya yang praktis, buka pintu mobil langsung lihat air terjun. Keduanya kita sediakan,” lanjutnya.

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lumajang: Jangan Ngaku Orang Indonesia Kalau Belum ke Tumpak Sewu

20 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Sedekah Desa hingga Agrowisata, Bukit Jenggolo Mulai Dilirik Wisatawan Luar Daerah

16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Dikemas Jadi Tape Fest, Pemdes Bidik Event Tahunan di Bukit Jenggolo

16 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Bromo Ditutup, Tumpak Sewu Panen Turis Asing: Kunjungan Naik 40 Persen

12 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Bromo Tak Bisa Dikunjungi, Turis Asing Dialihkan ke Tumpak Sewu oleh Pemandu Wisata

12 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Trending di Pariwisata