Mahal Tak Masalah, Asal Jelas, Wisatawan Minta Harga Kuliner Tumpak Sewu Ditulis di Menu - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

International · 29 Sep 2025 12:44 WIB ·

Mahal Tak Masalah, Asal Jelas, Wisatawan Minta Harga Kuliner Tumpak Sewu Ditulis di Menu


 Mahal Tak Masalah, Asal Jelas, Wisatawan Minta Harga Kuliner Tumpak Sewu Ditulis di Menu Perbesar

Lumajang, – Kawasan wisata Air Terjun Tumpak Sewu tak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi mulai ramai dengan berbagai pilihan kuliner.

Namun, di balik geliat wisata kuliner tersebut, sejumlah wisatawan mengeluhkan satu hal yang cukup mengganggu, tidak adanya informasi harga pada menu makanan.

Reno, warga lokal yang tinggal di sekitar kawasan Air Terjun Tumpak Sewu, mengatakan wisatawan asing seperti dari Cina dan Eropa kerap kali bingung saat hendak memesan makanan.

Baca juga: Bukan di Amerika, Niagara Ini Ada di Lumajang! Apa Rahasianya Makin Diburu Wisatawan Dunia?

“Alhamdulillah mas, masakan luar negeri banyak di sini. Tapi wisatawan itu minta harga ditulis di menu. Kasihan mereka gak ngerti bahasa Indonesia, jadi bingung pas bayar. Mohon maaf, ditulis aja berapapun harganya, biar gak kaget,” katanya, Senin (29/9/25)

Keluhan serupa juga datang dari wisatawan asal Jakarta, Hendra. Ia menyebut transparansi harga sangat penting, terutama di tempat wisata.

Baca juga: Dulu Semua Orang Tahunya Jember, Mohammad Fawait:  Sekarang Kita Harus Sadar

“Jadi gak ada dusta di antara kita. Kopi Rp50 ribu? Tulis aja Rp50 ribu. Kalau gak kuat beli yang mahal, kita bisa pilih yang lain. Yang penting jelas dari awal,” ucapnya.

Menurut Hendra, wisata kuliner bisa menjadi daya tarik tersendiri jika dikelola dengan baik. Namun, ketidakjelasan harga justru bisa merusak pengalaman wisata secara keseluruhan.

Tak hanya soal harga, Reno menyoroti pentingnya penyusunan menu yang ramah wisatawan asing.

“Tulisan Inggris atau Mandarin perlu juga. Karena banyak wisatawan asing yang kesulitan memahami menunya. Ini penting untuk mendukung pariwisata yang lebih ramah dan profesional,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Kepanikan, Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg

26 Maret 2026 - 09:36 WIB

Pengamanan Diperketat, Polisi Pastikan Wisata Tumpak Sewu Tetap Kondusif

24 Maret 2026 - 09:15 WIB

Agus Setiawan: Jika Konflik Global Meluas, Dampaknya Bisa Sampai ke Usaha Kecil di Daerah

14 Maret 2026 - 18:43 WIB

Ketua Kadin Lumajang: Pengusaha Mulai Pusing Hadapi Dampak Perang Iran–Israel

14 Maret 2026 - 18:27 WIB

Agus Setiawan, Jangan Ikut-Ikutan Panic Buying Jika Energi Mulai Langka

13 Maret 2026 - 18:33 WIB

Ketua Pemuda Pancasila Lumajang Ingatkan Dampak Perang Iran–Israel pada Sektor Energi

13 Maret 2026 - 17:53 WIB

Trending di International