Produk Lokal, Kualitas Global, Pisang Mas Kirana Masuk Daftar OCOP FAO - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

International · 2 Okt 2025 12:44 WIB ·

Produk Lokal, Kualitas Global, Pisang Mas Kirana Masuk Daftar OCOP FAO


 Produk Lokal, Kualitas Global, Pisang Mas Kirana Masuk Daftar OCOP FAO Perbesar

Lumajang, – Indonesia kembali menorehkan prestasi di mata dunia lewat produk lokalnya. Kali ini, Pisang Mas Kirana asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, resmi ditetapkan sebagai bagian dari program One Country One Priority Product (OCOP) yang digagas oleh Food and Agriculture Organization (FAO).

OCOP adalah program FAO yang bertujuan memilih satu produk pertanian unggulan dari setiap negara untuk dikembangkan secara berkelanjutan dan diangkat ke pasar global. Terpilihnya Pisang Mas Kirana menjadi bukti bahwa produk lokal Indonesia memiliki kualitas yang layak bersaing di tingkat internasional.

“Ini bukan hanya kebanggaan untuk Lumajang, tapi untuk seluruh Indonesia. Produk lokal kita mendapat tempat di panggung global,” kata Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat dikonfirmasi, Kamis (2/10/2025).

Baca juga: Lumajang Kurangi Ketergantungan Bantuan, PKH Cetak Ratusan Keluarga Mandiri

Pisang Mas Kirana dikenal memiliki bentuk mungil, warna kuning cerah, dan rasa manis yang khas. Pisang ini tumbuh subur di dataran Lumajang, dengan karakteristik tanah dan iklim yang menjadikannya berbeda dari pisang pada umumnya.

Keunggulan rasa, tampilan, dan ketahanan penyimpanan menjadikan Pisang Mas Kirana sebagai salah satu buah tropis paling potensial untuk dikembangkan secara luas, baik di pasar domestik maupun internasional.

Baca juga: 2026, Pemkot Malang Gratiskan Seragam untuk Siswa SD dan SMP Swasta

Selama ini, kampanye mencintai produk lokal kerap digaungkan, namun masih terbatas dalam lingkup nasional. Pengakuan dari FAO melalui OCOP menjadi validasi global atas kualitas dan potensi produk dalam negeri, serta mendorong kebangkitan sektor pertanian berbasis kearifan lokal.

“Dengan OCOP, kami berharap masyarakat semakin bangga membeli dan mengonsumsi produk lokal. Pisang Mas Kirana adalah contoh nyata bahwa yang lokal bisa go global,” kata Wabup Yudha.

Untuk diketahui, program OCOP sendiri mendorong pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk mengembangkan produk melalui inovasi, pelatihan petani, penguatan branding, serta pembukaan akses ekspor.

Pisang Mas Kirana bukan hanya komoditas ia kini menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat Lumajang. Pemerintah Kabupaten Lumajang melihat potensi besar dari status OCOP ini untuk memperkuat citra daerah sebagai pusat pertanian tropis unggulan.

“Pisang Mas Kirana kini menjadi wajah Lumajang di tingkat internasional. Kami ingin menjadikannya ikon ekonomi kerakyatan yang bisa menginspirasi daerah lain,” kata Yudha.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Kepanikan, Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg

26 Maret 2026 - 09:36 WIB

Pengamanan Diperketat, Polisi Pastikan Wisata Tumpak Sewu Tetap Kondusif

24 Maret 2026 - 09:15 WIB

Agus Setiawan: Jika Konflik Global Meluas, Dampaknya Bisa Sampai ke Usaha Kecil di Daerah

14 Maret 2026 - 18:43 WIB

Ketua Kadin Lumajang: Pengusaha Mulai Pusing Hadapi Dampak Perang Iran–Israel

14 Maret 2026 - 18:27 WIB

Agus Setiawan, Jangan Ikut-Ikutan Panic Buying Jika Energi Mulai Langka

13 Maret 2026 - 18:33 WIB

Ketua Pemuda Pancasila Lumajang Ingatkan Dampak Perang Iran–Israel pada Sektor Energi

13 Maret 2026 - 17:53 WIB

Trending di International