Rp1,9 Miliar dari DBHCHT, Disnaker Lumajang Genjot Keterampilan Buruh Tembakau - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 6 Okt 2025 18:10 WIB ·

Rp1,9 Miliar dari DBHCHT, Disnaker Lumajang Genjot Keterampilan Buruh Tembakau


 Rp1,9 Miliar dari DBHCHT, Disnaker Lumajang Genjot Keterampilan Buruh Tembakau Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya buruh tembakau dan keluarganya, dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.

Sebesar Rp1,9 miliar dialokasikan untuk dua program utama, yakni pelatihan keterampilan kerja dan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Disnaker Kabupaten Lumajang, Subechan, menjelaskan bahwa dari total dana tersebut, Rp1,2 miliar difokuskan untuk pelatihan keterampilan kerja yang meliputi empat bidang: otomotif, pengelasan (las), kelistrikan, dan desain.

Baca juga: Cuaca Terik, Cuan Naik! Petani Tembakau Lumajang Panen Besar di Musim Kemarau

“Pelatihan ini menyasar tenaga kerja lokal, khususnya dari kalangan keluarga buruh tembakau dan masyarakat yang terdampak industri tembakau. Tujuannya adalah agar mereka memiliki keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” ungkap Subechan, Senin (6/10/25).

Hingga awal Oktober ini, dua dari empat jenis pelatihan telah mulai berjalan. Pelatihan otomotif dilaksanakan di wilayah Kunir, sementara pelatihan las digelar di Denok.

Baca juga: Dorong TOD, Setiap Stasiun KRL Surabaya Bakal Jadi Pusat Aktivitas Baru Masyarakat Perkotaan

Adapun pelatihan kelistrikan dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Almaliki, dan pelatihan desain akan menyusul dalam waktu dekat.

Menurut Subechan, pendekatan pelatihan ini dirancang agar tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga mendorong peserta untuk mampu berwirausaha atau terserap di industri-industri lokal.

Sementara itu, sebesar Rp732 juta lebih dari DBHCHT juga digunakan untuk membiayai keikutsertaan 5.606 buruh tembakau dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan negara terhadap kelompok pekerja informal yang rentan terhadap risiko kerja.

“Kami ingin buruh tembakau mendapatkan hak perlindungan ketenagakerjaan secara menyeluruh, sekaligus membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan melalui pelatihan kerja yang tepat sasaran,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah