Rp1,9 Miliar dari DBHCHT, Disnaker Lumajang Genjot Keterampilan Buruh Tembakau - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 6 Okt 2025 18:10 WIB ·

Rp1,9 Miliar dari DBHCHT, Disnaker Lumajang Genjot Keterampilan Buruh Tembakau


 Rp1,9 Miliar dari DBHCHT, Disnaker Lumajang Genjot Keterampilan Buruh Tembakau Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya buruh tembakau dan keluarganya, dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.

Sebesar Rp1,9 miliar dialokasikan untuk dua program utama, yakni pelatihan keterampilan kerja dan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Disnaker Kabupaten Lumajang, Subechan, menjelaskan bahwa dari total dana tersebut, Rp1,2 miliar difokuskan untuk pelatihan keterampilan kerja yang meliputi empat bidang: otomotif, pengelasan (las), kelistrikan, dan desain.

Baca juga: Cuaca Terik, Cuan Naik! Petani Tembakau Lumajang Panen Besar di Musim Kemarau

“Pelatihan ini menyasar tenaga kerja lokal, khususnya dari kalangan keluarga buruh tembakau dan masyarakat yang terdampak industri tembakau. Tujuannya adalah agar mereka memiliki keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” ungkap Subechan, Senin (6/10/25).

Hingga awal Oktober ini, dua dari empat jenis pelatihan telah mulai berjalan. Pelatihan otomotif dilaksanakan di wilayah Kunir, sementara pelatihan las digelar di Denok.

Baca juga: Dorong TOD, Setiap Stasiun KRL Surabaya Bakal Jadi Pusat Aktivitas Baru Masyarakat Perkotaan

Adapun pelatihan kelistrikan dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Almaliki, dan pelatihan desain akan menyusul dalam waktu dekat.

Menurut Subechan, pendekatan pelatihan ini dirancang agar tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga mendorong peserta untuk mampu berwirausaha atau terserap di industri-industri lokal.

Sementara itu, sebesar Rp732 juta lebih dari DBHCHT juga digunakan untuk membiayai keikutsertaan 5.606 buruh tembakau dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan negara terhadap kelompok pekerja informal yang rentan terhadap risiko kerja.

“Kami ingin buruh tembakau mendapatkan hak perlindungan ketenagakerjaan secara menyeluruh, sekaligus membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan melalui pelatihan kerja yang tepat sasaran,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah