AI dan Jurnalistik: Peran Teknologi dalam Berita - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 18 Okt 2025 16:02 WIB ·

Menguasai AI Tanpa Kehilangan Nilai Dasar Jurnalistik, Kunci Media Berkualitas


 Menguasai AI Tanpa Kehilangan Nilai Dasar Jurnalistik, Kunci Media Berkualitas Perbesar

Di tengah derasnya arus digital dan kemajuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang menegaskan pentingnya wartawan menguasai teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar profesi, seperti independensi, akurasi, dan tanggung jawab sosial.

Kepala Diskominfo Lumajang, Mustaqim, mengatakan bahwa teknologi hanyalah alat bantu untuk memperkuat kualitas berita. Ia menegaskan, etika dan integritas tetap menjadi landasan utama setiap pemberitaan.

“Penguasaan teknologi penting, tetapi jati diri jurnalistik tidak boleh hilang. Independensi, akurasi, dan tanggung jawab sosial harus tetap menjadi fondasi,” ujar Mustaqim dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Anggota PWI Lumajang 2025 di Tumpaksewu Bungalows Pronojiwo, Selasa (14/10/2025).

Lebih lanjut, Mustaqim menjelaskan bahwa AI dapat membantu wartawan mengolah data dan mempercepat produksi berita.
Namun, teknologi itu harus diimbangi dengan sikap kritis dan kemampuan cek fakta.

“Teknologi mendukung profesionalisme, bukan menggantikan etika. Wartawan yang ahli teknologi tetapi kehilangan integritas akan kehilangan kepercayaan publik,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lumajang juga mendapat materi dari Wakil Ketua PWI Jawa Timur Bidang Organisasi, Mahmud Suhermono.
Ia memaparkan tantangan disrupsi digital serta peluang pemanfaatan AI secara etis.
Peserta juga mengikuti workshop interaktif tentang penggunaan teknologi digital untuk produksi berita yang tetap sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Menurut Mustaqim, penguasaan teknologi dan pemahaman nilai jurnalistik harus berjalan beriringan.
Dengan keseimbangan itu, media lokal Lumajang dapat tetap menjadi pilar demokrasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang mencerahkan.

“Kami ingin wartawan Lumajang adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi tetap profesional dan berintegritas. Dengan begitu, pers tetap dipercaya dan relevan,” ujarnya.

Diskominfo berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas wartawan.
Langkah ini dilakukan agar ekosistem informasi di Lumajang semakin sehat, transparan, dan edukatif.
Wartawan yang menguasai teknologi serta menjaga integritas profesional diyakini akan menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan masyarakat.

“Ini saatnya wartawan memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai dasar profesi. Integritas dan profesionalisme harus tetap menjadi kompas,” pungkas Mustaqim.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Lereng Gunung Semeru, Potensi Itu Ternyata Tersimpan di Balik Kulit Pisang

1 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pokir DPRD Difokuskan untuk Fasilitas Umum dan Kebutuhan Warga Karangsari

30 Mei 2026 - 21:03 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional Enam SPPG di Lumajang, Distribusi MBG Ikut Terhenti

30 Mei 2026 - 16:40 WIB

BGN Tutup Sementara Enam SPPG di Lumajang, Tiga Dikelola Yayasan yang Sama

30 Mei 2026 - 12:49 WIB

Enam Dapur MBG di Lumajang Ditutup Sementara, Satgas Sebut Hasil Evaluasi Berjenjang BGN

30 Mei 2026 - 12:31 WIB

Di 11 Desa Lereng Semeru, Tradisi Tengger Terus Dijaga dari Generasi ke Generasi

29 Mei 2026 - 11:40 WIB

Trending di Daerah