Satu Nelayan Tewas, Dua Bertahan di Perahu Usai Diterjang Gelombang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 17 Jul 2026 13:50 WIB ·

Satu Nelayan Tewas, Dua Bertahan di Perahu Usai Diterjang Gelombang


 Satu Nelayan Tewas, Dua Bertahan di Perahu Usai Diterjang Gelombang Perbesar

Lumajang, – Seorang nelayan asal Kabupaten Jember, meninggal dunia setelah perahu yang ditumpanginya diterjang gelombang tinggi di perairan selatan Jawa, Kamis malam, 16 Juli 2026.

Sementara itu, dua nelayan lainnya masih bertahan di atas perahu dan hingga kini masih menjalani proses evakuasi oleh petugas gabungan.

Korban diketahui bernama Sugi, 50 tahun, warga Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Jenazahnya ditemukan di Pantai Padang Savana, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jumat (17/7/2026).

Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Lumajang Nur Cahyo mengatakan berdasarkan hasil identifikasi sementara, korban diduga merupakan salah satu nelayan yang sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut.

“Kalau dilihat penemuannya di pantai dan tadi ditemukan perahu, dimungkinkan besar adalah warga nelayan,” kata Nur Cahyo.

Berdasarkan informasi BPBD Lumajang, Sugi berangkat melaut bersama dua rekannya, Zaidin dan Gio. Saat berada di tengah laut, perahu yang mereka tumpangi diterjang gelombang tinggi hingga kemasukan air.

Akibat hantaman ombak, Sugi terlempar dari perahu dan terbawa arus hingga ke bibir pantai. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara dua rekannya berhasil bertahan di atas perahu yang masih mengapung di tengah laut.

“Informasinya tiga orang. Yang satu berhasil menepi dan ditemukan meninggal dunia, yang dua masih di perahu di tengah laut, saat ini masih dievakuasi,” ujarnya.

Untuk diketahui, perahu yang digunakan para nelayan tidak tenggelam maupun mengalami kerusakan berat. Namun, kondisi gelombang yang cukup tinggi membuat proses evakuasi terhadap dua nelayan tersebut membutuhkan waktu lebih lama.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

67 Toko di Jalan PB Sudirman Lumajang Tutup, Pemkab Siapkan Revitalisasi Rp 7 Miliar

17 Juli 2026 - 10:35 WIB

Kecelakaan Tunggal Hingga Terguling Terjadi di Jalan Sarikemuning Lumajang

17 Juli 2026 - 10:15 WIB

Putar Balik Tanpa Perhatikan Arus, Motor Tabrakan dengan Minibus di Lumajang

16 Juli 2026 - 21:31 WIB

Nota Keuangan Perubahan APBD 2026 Disampaikan ke DPRD Lumajang

16 Juli 2026 - 14:54 WIB

11 Ribu Siswa Baru SD-SMP Negeri di Lumajang Bakal Terima Seragam Gratis

16 Juli 2026 - 14:17 WIB

Seluruh Kecamatan di Lumajang Ditetapkan Rawan Karhutla, BPBD Siagakan Personel

16 Juli 2026 - 12:27 WIB

Trending di Daerah