Satu Nelayan Tewas, Dua Bertahan di Perahu Usai Diterjang Gelombang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 17 Jul 2026 13:50 WIB ·

Satu Nelayan Tewas, Dua Bertahan di Perahu Usai Diterjang Gelombang


 Satu Nelayan Tewas, Dua Bertahan di Perahu Usai Diterjang Gelombang Perbesar

Lumajang, – Seorang nelayan asal Kabupaten Jember, meninggal dunia setelah perahu yang ditumpanginya diterjang gelombang tinggi di perairan selatan Jawa, Kamis malam, 16 Juli 2026.

Sementara itu, dua nelayan lainnya masih bertahan di atas perahu dan hingga kini masih menjalani proses evakuasi oleh petugas gabungan.

Korban diketahui bernama Sugi, 50 tahun, warga Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Jenazahnya ditemukan di Pantai Padang Savana, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jumat (17/7/2026).

Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Lumajang Nur Cahyo mengatakan berdasarkan hasil identifikasi sementara, korban diduga merupakan salah satu nelayan yang sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut.

“Kalau dilihat penemuannya di pantai dan tadi ditemukan perahu, dimungkinkan besar adalah warga nelayan,” kata Nur Cahyo.

Berdasarkan informasi BPBD Lumajang, Sugi berangkat melaut bersama dua rekannya, Zaidin dan Gio. Saat berada di tengah laut, perahu yang mereka tumpangi diterjang gelombang tinggi hingga kemasukan air.

Akibat hantaman ombak, Sugi terlempar dari perahu dan terbawa arus hingga ke bibir pantai. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara dua rekannya berhasil bertahan di atas perahu yang masih mengapung di tengah laut.

“Informasinya tiga orang. Yang satu berhasil menepi dan ditemukan meninggal dunia, yang dua masih di perahu di tengah laut, saat ini masih dievakuasi,” ujarnya.

Untuk diketahui, perahu yang digunakan para nelayan tidak tenggelam maupun mengalami kerusakan berat. Namun, kondisi gelombang yang cukup tinggi membuat proses evakuasi terhadap dua nelayan tersebut membutuhkan waktu lebih lama.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah