Stasiun Lumajang: Peningkatan Jumlah Penumpang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 18 Okt 2025 16:06 WIB ·

Sejak Berganti Nama, Stasiun Lumajang Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen


 Sejak Berganti Nama, Stasiun Lumajang Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen Perbesar

Sejak resmi berganti nama dari Stasiun Klakah menjadi Stasiun Lumajang, jumlah penumpang meningkat hingga 40 persen. Kenaikan ini juga mencakup wisatawan mancanegara yang kini menjadikan Lumajang sebagai salah satu tujuan utama perjalanan mereka.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Anggota PWI Lumajang Tahun 2025 di Tumpak Sewu Bungalows, Pronojiwo, Selasa (14/10/2025).

Menurut Bunda Indah, perubahan nama stasiun tidak sekadar soal identitas, tetapi menjadi simbol kemajuan dan kebangkitan daerah.
“Pergantian nama menjadi Stasiun Lumajang bukan hanya soal identitas, melainkan simbol kebangkitan daerah. Kini, Stasiun Lumajang menjadi pintu gerbang bagi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara, untuk mengenal potensi Lumajang lebih dekat,” ujarnya.

Sementara itu, PT KAI Daop IX Jember mencatat lonjakan penumpang terjadi setelah proses revitalisasi selesai. Fasilitas baru yang lebih modern dan nyaman membuat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, memilih turun di Stasiun Lumajang untuk mengunjungi destinasi unggulan seperti Air Terjun Tumpak Sewu, B29, dan Ranu Pane.

Pihak PT KAI menjelaskan bahwa perubahan nama dan peningkatan fasilitas membuat wisatawan lebih mudah merencanakan perjalanan mereka. Dengan demikian, pergerakan ekonomi di sekitar kawasan stasiun ikut meningkat.
“Dengan identitas baru dan layanan yang lebih baik, Stasiun Lumajang kini menjadi titik awal strategis menuju destinasi wisata unggulan,” jelas perwakilan PT KAI Daop IX Jember.

Bunda Indah menilai, tren positif ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur publik mampu mendorong mobilitas masyarakat dan memperkuat sektor pariwisata. Selain itu, pelaku usaha di sekitar stasiun juga mulai merasakan manfaat nyata dari meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Warung, penginapan, dan jasa transportasi lokal kini lebih ramai. Setiap perbaikan fasilitas publik membuka kesempatan bagi ekonomi warga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga momentum ini dengan memperkuat akses transportasi dan promosi wisata secara berkelanjutan.
“Kami ingin setiap pengunjung merasakan kemudahan, kenyamanan, sekaligus melihat keindahan dan keragaman potensi Lumajang,” pungkas Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah