Stasiun Lumajang: Peningkatan Jumlah Penumpang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 18 Okt 2025 16:06 WIB ·

Sejak Berganti Nama, Stasiun Lumajang Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen


 Sejak Berganti Nama, Stasiun Lumajang Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen Perbesar

Sejak resmi berganti nama dari Stasiun Klakah menjadi Stasiun Lumajang, jumlah penumpang meningkat hingga 40 persen. Kenaikan ini juga mencakup wisatawan mancanegara yang kini menjadikan Lumajang sebagai salah satu tujuan utama perjalanan mereka.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Anggota PWI Lumajang Tahun 2025 di Tumpak Sewu Bungalows, Pronojiwo, Selasa (14/10/2025).

Menurut Bunda Indah, perubahan nama stasiun tidak sekadar soal identitas, tetapi menjadi simbol kemajuan dan kebangkitan daerah.
“Pergantian nama menjadi Stasiun Lumajang bukan hanya soal identitas, melainkan simbol kebangkitan daerah. Kini, Stasiun Lumajang menjadi pintu gerbang bagi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara, untuk mengenal potensi Lumajang lebih dekat,” ujarnya.

Sementara itu, PT KAI Daop IX Jember mencatat lonjakan penumpang terjadi setelah proses revitalisasi selesai. Fasilitas baru yang lebih modern dan nyaman membuat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, memilih turun di Stasiun Lumajang untuk mengunjungi destinasi unggulan seperti Air Terjun Tumpak Sewu, B29, dan Ranu Pane.

Pihak PT KAI menjelaskan bahwa perubahan nama dan peningkatan fasilitas membuat wisatawan lebih mudah merencanakan perjalanan mereka. Dengan demikian, pergerakan ekonomi di sekitar kawasan stasiun ikut meningkat.
“Dengan identitas baru dan layanan yang lebih baik, Stasiun Lumajang kini menjadi titik awal strategis menuju destinasi wisata unggulan,” jelas perwakilan PT KAI Daop IX Jember.

Bunda Indah menilai, tren positif ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur publik mampu mendorong mobilitas masyarakat dan memperkuat sektor pariwisata. Selain itu, pelaku usaha di sekitar stasiun juga mulai merasakan manfaat nyata dari meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Warung, penginapan, dan jasa transportasi lokal kini lebih ramai. Setiap perbaikan fasilitas publik membuka kesempatan bagi ekonomi warga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga momentum ini dengan memperkuat akses transportasi dan promosi wisata secara berkelanjutan.
“Kami ingin setiap pengunjung merasakan kemudahan, kenyamanan, sekaligus melihat keindahan dan keragaman potensi Lumajang,” pungkas Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah