PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 6 Mei 2026 09:07 WIB ·

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang


 PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang Perbesar

Lumajang, – Politikus PDI Perjuangan, Supratman, menyatakan dukungan terhadap pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI).

Ia menyampaikan penanganan GAKI bukan sekadar isu kesehatan, melainkan berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Kami mendukung pembentukan Raperda GAKI, tetapi perlu pendalaman agar regulasi ini tidak berbenturan dengan aturan lain dan benar-benar implementatif,” kata Supratman, Rabu (6/5/2026).

Supratman yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang menyebut, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas generasi. Menurut dia, intervensi yang tepat sejak dini akan berdampak pada daya saing daerah.

Ia mengungkapkan, pendampingan telah dilakukan pada 40 desa mandiri garam beriodium sebagai bagian dari upaya pencegahan GAKI. Program tersebut, kata dia, menjadi fondasi penting dalam memastikan masyarakat mengonsumsi garam yang sesuai standar.

“Penanganan GAKI bukan hanya isu kesehatan, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia ke depan. Karena itu, diperlukan regulasi daerah sebagai bentuk perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Supratman menekankan pentingnya pengawasan distribusi garam beriodium hingga ke tingkat desa. Ia menilai, pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada masyarakat tetapi juga pada pelaku usaha.

“Distribusi juga harus diawasi, termasuk para pelaku usaha dan distributor, agar kebijakan ini berjalan efektif,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah