Pembangunan Humanis Lumajang untuk Kesejahteraan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 5 Mei 2026 18:58 WIB ·

Pendekatan Humanis, Lumajang Padukan Program Sosial dan Nilai Keagamaan


 Pendekatan Humanis, Lumajang Padukan Program Sosial dan Nilai Keagamaan Perbesar

Pembangunan Tak Hanya Fisik, Tapi Juga Nilai

Pemerintah Kabupaten Lumajang mengarahkan pembangunan dengan pendekatan humanis. Pemerintah tidak hanya fokus pada ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai keagamaan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Pengajian Akbar Majelis Ta’lim Al Fatah di Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, forum keagamaan menjadi ruang strategis untuk memperkuat nilai sekaligus menyampaikan kebijakan kepada masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga menjaga nilai keagamaan sebagai fondasi kehidupan,” ujarnya.


Program Sosial Diperkuat dengan Nilai Keagamaan

Pemerintah mengintegrasikan kebijakan sosial dengan pendekatan keagamaan. Salah satu bentuknya adalah pemberian tunjangan bagi guru ngaji dan marbot masjid.

Selain itu, pemerintah juga menghadirkan program operasi persalinan gratis. Program ini memastikan layanan kesehatan dapat diakses secara merata.

Langkah ini menunjukkan bahwa kesejahteraan tidak hanya dilihat dari sisi ekonomi. Sebaliknya, pemerintah juga memperhatikan keseimbangan sosial dan nilai moral masyarakat.

“Kesejahteraan harus dilihat secara utuh, mencakup ekonomi dan nilai kehidupan,” tegasnya.


Seimbangkan Pembangunan Fisik dan Sosial

Di sisi lain, pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan kabupaten. Infrastruktur ini mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung.

Namun demikian, Bunda Indah menekankan pentingnya keseimbangan. Pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan sosial dan spiritual.

Selain itu, pendekatan berbasis nilai dinilai mampu meningkatkan partisipasi masyarakat. Ketika kebijakan selaras dengan nilai yang dianut warga, penerimaan akan lebih kuat.

“Pendekatan yang dekat dengan masyarakat akan memperkuat partisipasi,” ujarnya.


Bangun Fondasi Kesejahteraan Berkelanjutan

Melalui pendekatan ini, Lumajang membangun kesejahteraan secara menyeluruh. Pemerintah tidak hanya meningkatkan ekonomi, tetapi juga memperkuat karakter sosial masyarakat.

Akhirnya, pembangunan yang menggabungkan aspek material dan non-material akan menciptakan fondasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah