Aktivitas Semeru Meningkat Drastis, Awan Panas Terekam Hingga Radius 5 Kilometer - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 19 Nov 2025 16:20 WIB ·

Aktivitas Semeru Meningkat Drastis, Awan Panas Terekam Hingga Radius 5 Kilometer


 Aktivitas Semeru Meningkat Drastis, Awan Panas Terekam Hingga Radius 5 Kilometer Perbesar

Lumajang, – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru meningkat drastis pada Rabu (19/11/2025) setelah awan panas guguran tercatat meluncur hingga radius 5 kilometer dari puncak kawah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang kini meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan eskalasi aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menyatakan bahwa luncuran awan panas mulai terekam pada pukul 14.30 WIB. Dalam waktu singkat, aktivitas itu berkembang dan mencapai jarak yang cukup jauh dari puncak.

Baca juga: Fiber Optik Pemkab Lumajang Kini Dibuka untuk Publik: Aset Digital yang Kini Memberdayakan Warga

“Awan panas terekam mulai pukul 14.30 WIB, saat ini informasi terbaru sudah mencapai 5 kilometer dari puncak,” ujarnya.

Baca juga: Wifi Publik Ubah Wajah Kampung Lumajang: Dari Poskamling Jadi Ruang Belajar Digital

Peningkatan jarak luncuran awan panas mengindikasikan intensitas guguran material dari puncak Semeru yang semakin tinggi. Meski belum ada laporan kerusakan atau korban, BPBD menilai aktivitas ini bisa terus berkembang dan berpotensi memicu awan panas susulan.

Karena sifat awan panas yang dapat meluncur dengan kecepatan tinggi mengikuti lembah, BPBD meminta masyarakat di sekitar lereng untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal atau beraktivitas di sepanjang daerah aliran sungai berhulu Semeru.

Sebagai langkah siaga, sirine peringatan bahaya telah dibunyikan di sejumlah titik di sekitar lereng gunung. Dua tim TRC BPBD juga diturunkan ke lapangan untuk memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.

“Dua tim sudah kami terjunkan ke lokasi untuk mengimbau warga menjauh dari zona bahaya,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 149 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional