Wifi Publik Lumajang: Meningkatkan Akses Pendidikan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 19 Nov 2025 04:29 WIB ·

Wifi Publik Ubah Wajah Kampung Lumajang: Dari Poskamling Jadi Ruang Belajar Digital


 Wifi Publik Ubah Wajah Kampung Lumajang: Dari Poskamling Jadi Ruang Belajar Digital Perbesar

Modernisasi ruang publik di Kota Lumajang terus mengalami percepatan. Pemerintah Kabupaten Lumajang memasang Wifi publik di 21 titik pada 7 kelurahan, sehingga kawasan yang sebelumnya hanya digunakan untuk aktivitas sosial kini berkembang menjadi ruang belajar digital yang terbuka untuk semua warga. Melalui akses internet yang lebih merata, pelajar, pengajar, hingga komunitas lokal memperoleh peluang baru untuk meningkatkan kapasitas diri.

Poskamling Tompokersan Berubah Jadi Ruang Belajar Bersama

Di Kelurahan Tompokersan, sebuah poskamling mengalami perubahan fungsi yang menarik. Setiap sore, anak-anak berkumpul membawa buku dan gawai mereka untuk mengerjakan tugas hingga mencari materi pembelajaran. Menurut Hani Tri Indayatri, kehadiran Wifi publik tidak hanya membuka akses ilmu, tetapi juga menghidupkan kembali interaksi sosial yang bermanfaat.

“Dengan akses internet yang stabil, anak-anak bisa berkumpul, mengerjakan tugas, dan mengakses materi pembelajaran dengan lebih mudah. Lingkungan jadi lebih aktif dan bermanfaat,” terangnya, Jumat (14/11/2025).

Kampung Karamba Jadi Pusat Kolaborasi Pendidikan

Perubahan serupa terlihat di Kampung Karamba, Kelurahan Ditotrunan. Tri Indra Kurniawan, seorang guru muda, memanfaatkan Wifi publik untuk membuka sesi bimbingan belajar setelah mengajar di sekolah. Ia tidak hanya membantu anak-anak sekitar rumahnya, tetapi juga tetap mengikuti pertemuan profesional melalui Zoom Meeting bersama PGRI dan organisasi guru lainnya.

“Wifi publik sangat membantu saya. Anak-anak terbantu dengan bimbingan belajar, dan saya pun tidak tertinggal dengan kegiatan profesi,” jelasnya.

Camat Lumajang: Wifi Publik Jadi Katalis Transformasi Sosial

Camat Lumajang, Pujianto, menilai bahwa Wifi publik memberikan dampak luas bagi masyarakat. Menurutnya, fasilitas ini mempercepat peningkatan literasi digital, memperluas akses informasi, mendukung aktivitas ekonomi, memperkuat jejaring sosial, hingga membantu keamanan lingkungan.

“Dampaknya sangat besar. Akses internet membuat warga lebih mudah memperoleh pengetahuan, mendukung aktivitas ekonomi, memperkuat jejaring sosial, bahkan membantu keamanan lingkungan,” ujarnya.

Inovasi yang Mengubah Budaya Warga

Pada akhirnya, program Wifi publik di Lumajang tidak sekadar menyediakan internet gratis. Fasilitas ini menjadi pemicu perubahan budaya, menggeser ruang sosialisasi tradisional menjadi pusat pembelajaran digital yang produktif, inklusif, dan adaptif. Dari poskamling hingga sudut-sudut kampung, Lumajang menunjukkan bahwa inovasi sederhana mampu membentuk ekosistem belajar yang lebih hidup dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah