Status Awas Belum Dicabut, Pemkab Lumajang Awasi Ketat Potensi Guguran dan Lahar Dingin - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 19 Nov 2025 21:48 WIB ·

Status Awas Belum Dicabut, Pemkab Lumajang Awasi Ketat Potensi Guguran dan Lahar Dingin


 Status Awas Belum Dicabut, Pemkab Lumajang Awasi Ketat Potensi Guguran dan Lahar Dingin Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa status Level IV (Awas) Gunung Semeru masih berlaku meski erupsi pada Rabu sore telah berhenti.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi guguran material, awan panas, dan banjir lahar dingin yang masih mengancam warga di sekitar lereng gunung.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa kondisi gunung masih sangat dinamis dan pengawasan harus terus dilakukan.

“Meskipun erupsi telah berakhir, potensi bahaya tetap ada. Kita tidak bisa lengah karena ancaman awan panas dan lahar dingin masih mungkin terjadi,” katanya, Rabu (19/11/2025).

Tim pengamatan di Pos Pengamatan Gunung Semeru terus memantau aktivitas gunung baik secara visual maupun instrumental. Warga diimbau tidak mendekati zona merah, terutama alur sungai dan lembah berhulu ke puncak gunung, karena potensi material vulkanik masih tinggi.

Selain itu, aparat gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan tetap disiagakan di titik-titik rawan untuk memastikan tidak ada warga yang melakukan aktivitas di kawasan berbahaya. Pemkab Lumajang juga menekankan agar masyarakat hanya mengikuti informasi resmi dan menghindari rumor yang belum terverifikasi.

“Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. Semua langkah penanganan diarahkan untuk mencegah korban dan memastikan warga tetap berada di lokasi aman,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional