178 Pendaki Gunung Semeru Terjebak di Ranu Kumbolo - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 20 Nov 2025 02:25 WIB ·

178 Pendaki Gunung Semeru Terjebak di Ranu Kumbolo


 178 Pendaki Gunung Semeru Terjebak di Ranu Kumbolo Perbesar

Lumajang, – Upaya evakuasi pendaki dan warga di sekitar Gunung Semeru terus terkendala lantaran awan panas guguran (APG) masih berlangsung hingga Rabu sore.

Aktivitas vulkanik yang tinggi membuat tim penyelamat sulit melakukan mobilisasi menuju titik-titik yang terdampak, termasuk kawasan Ranu Kumbolo tempat lebih dari seratus pendaki masih terjebak.

“Jumlah orang yang berada di Ranu Kumbolo sebanyak 178 orang. Terdiri dari 137 orang pendaki, 1 orang petugas, 2 saver, 7 orang PPGST, 15 porter, dan 6 orang dari Tim Kementerian Pariwisata,” kata Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, Rabu (19/11/2025).

Awan panas yang terus mengalir membuat jalur evakuasi belum dapat diakses dengan aman.

Sementara itu, Pos Pengamatan Gunung Semeru mencatat luncuran APG sejauh 5,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan, disertai kolom abu pekat yang condong ke barat laut hingga utara. Erupsi kali ini terekam dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 16 menit 40 detik, menandakan intensitas yang cukup kuat.

Di wilayah pemukiman, warga Desa Supiturang dan Sumber Sari berlarian menuju lokasi aman setelah APG terpantau meluncur sekitar pukul 14.13 WIB. Aktivitas penambangan pasir di dua sungai yang dilintasi aliran awan panas juga langsung dihentikan untuk menghindari korban.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD Lumajang, serta relawan kini bersiaga di area terdampak, namun pergerakan menuju titik evakuasi masih dibatasi. Kondisi APG yang tidak stabil menjadi ancaman serius bagi keselamatan tim penyelamat maupun masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional