Lumajang, – Guguran awan panas dari Gunung Semeru meratakan SD Supiturang 02 di Kecamatan Pronojiwo, meninggalkan puing dan pasir menutupi seluruh fasilitas sekolah.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (19/11/2025), saat material vulkanik yang terbawa awan panas menghantam kawasan tersebut.
Hendro, salah satu relawan yang berada di lokasi, mengungkapkan kondisi sekolah yang rusak parah.
“Kondisi SD Supiturang 02 sudah tidak ada sama sekali. Semua rata dengan pasir, hanya menyisakan pondasi bangunan dan pepohonan,” kata Hendro, Kamis (20/11/2025) dini hari.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang, Agus Triyono, menyatakan bahwa selain sekolah ini, sejumlah fasilitas umum dan rumah warga di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro juga terdampak.
Namun, tim BPBD Lumajang belum dapat menjangkau lokasi secara menyeluruh karena material APG yang masih panas dan membahayakan.
“Teman-teman BPBD belum bisa masuk ke lokasi-lokasi yang terlaporkan. Mudah-mudahan besok pagi sudah bisa kita cek dan mendata semua kerusakan yang ditimbulkan oleh APG Semeru ini,” katanya.
Tinggalkan Balasan