PLN Pastikan Listrik Tetap Stabil
Di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Semeru, PLN UP3 Jember terus menjaga pasokan listrik bagi masyarakat di wilayah terdampak. Upaya ini penting untuk memastikan layanan dasar tetap berjalan dan koordinasi penanganan bencana tidak terhambat.
Apresiasi atas Gerak Cepat PLN
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Lumajang, Bonni Momenta, mengapresiasi respon cepat PLN.
“Kesiapsiagaan PLN memastikan masyarakat tetap menerima layanan penting. Penerangan dan dukungan komunikasi sangat membantu kelancaran penanganan bencana,” ujarnya pada Kamis pagi (20/11/2025).
Pemulihan Jaringan Listrik Berlangsung Bertahap
Hingga Rabu (19/11/2025) pukul 18.28 WIB, PLN mencatat 30.784 dari total 36.216 pelanggan telah kembali menerima listrik.
Sisanya masih menunggu pemulihan karena kondisi lapangan berkabut dan belum sepenuhnya aman.
Di tingkat gardu, 91 dari 133 gardu sudah menyala kembali. Pemulihan penyulang listrik juga terus berjalan dengan menyesuaikan kondisi aman di lapangan.
Koordinasi Lapangan Diperkuat
PLN bekerja sama dengan Tim Penanggulangan Bencana dan pemerintah daerah untuk menjaga distribusi listrik tetap stabil. Fokus utama berada di Kecamatan Pronojiwo, Tempursari, serta desa terdampak seperti Sumbermujur, Sumberwuluh, dan Penanggal.
Petugas PLN siaga di titik strategis untuk menangani gangguan dan memberi informasi terbaru kepada masyarakat.
Listrik Vital untuk Pos Evakuasi
Bonni Momenta menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor.
“Dalam kondisi darurat, listrik menjadi sarana vital untuk komunikasi, penerangan, dan operasional pos pengungsian. Dengan kerja sama yang baik, keselamatan warga tetap terjaga,” jelasnya.
Masyarakat Diminta Tenang dan Ikuti Informasi Resmi
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi dari kanal resmi. Dengan kesiapsiagaan PLN dan dukungan pemerintah daerah, pemulihan listrik akan terus meningkat seiring membaiknya kondisi di lapangan.
“Semeru memang aktif. Namun dengan kerja sama semua pihak, layanan listrik tetap terjaga dan masyarakat dapat menerima informasi serta bantuan dengan cepat,” tutup Bonni.
Tinggalkan Balasan