Harta dan Kenangan Tersapu Semeru, Rumah, Musala, dan Sepeda Motor Ikut Runtuh - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 21 Nov 2025 14:29 WIB ·

Harta dan Kenangan Tersapu Semeru, Rumah, Musala, dan Sepeda Motor Ikut Runtuh


 Harta dan Kenangan Tersapu Semeru, Rumah, Musala, dan Sepeda Motor Ikut Runtuh Perbesar

Lumajang, – Hari ketiga setelah erupsi Gunung Semeru, Desa Supiturang di Kecamatan Pronojiwo masih terbungkus aroma duka yang belum juga mereda.

Lebih dari 200 rumah, tujuh musala, satu SD, dan satu TPQ kini tinggal puing, menyisakan luka yang tak hanya meruntuhkan bangunan tetapi juga menghancurkan kenangan, harapan, dan masa depan warganya.

Material vulkanik, menyapu bersih rumah-rumah warga di Dusun Gumukmas dan Dusun Sumbersari.

Ada rumah yang tinggal fondasi, ada yang hanya menyisakan tembok retak, ada pula yang tak menyisakan apa pun kecuali ingatan pemiliknya.

Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin Pribadi, mengakui bahwa skala kerusakan kali ini jauh lebih besar dari perkiraan awal.

“Perkirakan lebih dari 200 rumah rusak. Tujuh musala, satu TPQ, dan satu SD habis total,” katanya, Jumat (21/11/2025).

Di tengah puing dan lumpur yang masih basah, Heri (42) berdiri memandang sisa-sisa rumahnya. Ia terdiam lama sebelum akhirnya memperlihatkan sepeda motornya yang ditemukan puluhan meter dari tempat seharusnya.

“Ini kejadiannya saat magrib. Motor terseret sekitar setengah kilometer. Kondisinya sudah rusak,” kata Heri.

Bagi Heri, motor itu bukan sekadar alat transportasi, itu adalah satu-satunya kendaraan untuk bekerja, satu-satunya hal bernilai yang ia harap bisa diselamatkan ketika banjir lahar menerjang. “Kini, motor yang selama ini menemaninya mencari nafkah hancur tak berbentuk,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional