Pasca Erupsi 19 November, Aktivitas Semeru Masih Stabil, Status Diturunkan ke Level III8 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 29 Nov 2025 16:30 WIB ·

Pasca Erupsi 19 November, Aktivitas Semeru Masih Stabil, Status Diturunkan ke Level III8


 Pasca Erupsi 19 November, Aktivitas Semeru Masih Stabil, Status Diturunkan ke Level III8 Perbesar

Lumajang, – Setelah erupsi besar pada 19 November 2025, aktivitas Gunung Semeru menunjukkan kecenderungan stabil berdasarkan hasil pemantauan Badan Geologi. Kondisi ini menjadi dasar penurunan status gunung dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga), yang mulai berlaku per 29 November 2025.

Erupsi pada 19 November sempat meningkatkan aktivitas vulkanik secara signifikan. Saat itu, Semeru melontarkan material pijar, memicu guguran lava besar, dan menghasilkan kolom erupsi yang membumbung tinggi ke langit.

Aktivitas tersebut menyebabkan meningkatnya potensi bahaya, sehingga Badan Geologi menetapkan status Level IV (Awas), level tertinggi dalam status gunung api di Indonesia.

Namun, pasca-erupsi tersebut, aktivitas Semeru terus dipantau secara intensif melalui pengamatan visual, seismik, dan deformasi. Hasil evaluasi menyeluruh menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik beberapa hari terakhir lebih terkendali.

Plt Kepala Badan Geologi, Lana Satria, menjelaskan bahwa tidak ditemukan indikasi suplai magma baru dari kedalaman. Aktivitas erupsi yang terjadi belakangan ini bersifat permukaan dan tidak menunjukkan tanda-tanda eskalasi.

“Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi maka terhitung dari tanggal 29 November 2025, tingkat aktivitas Gunung Semeru diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga),” katanya, Sabtu (29/11/2025).

Dalam periode pemantauan, Semeru tercatat masih menghasilkan letusan kecil hingga menengah, memunculkan kolom asap putih hingga kelabu dengan ketinggian 300-1.000 meter.

Guguran lava juga terjadi secara berulang, mengalir sejauh 800 sampai 1.000 meter menuju Besuk Kobokan, salah satu jalur yang paling sering dilalui material vulkanik Semeru.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional