345 Warga Pilih Mengungsi ke Bukit, Pemkab Lumajang Bawa Logistik Naik Gunung - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 10 Des 2025 16:13 WIB ·

345 Warga Pilih Mengungsi ke Bukit, Pemkab Lumajang Bawa Logistik Naik Gunung


 345 Warga Pilih Mengungsi ke Bukit, Pemkab Lumajang Bawa Logistik Naik Gunung Perbesar

Lumajang, – Fenomena tak biasa terjadi di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang. Alih-alih mengungsi ke posko resmi di Balai Desa Jugosari, 345 warga justru memilih bertahan di perbukitan dekat rumah mereka setelah kawasan itu dilanda banjir lahar Gunung Semeru.

Sementara itu, posko pengungsian resmi yang disiapkan Pemkab Lumajang hanya dihuni 45 orang, sehingga pemerintah terpaksa menyesuaikan strategi pelayanan agar seluruh warga tetap terlayani, termasuk mereka yang memilih mengungsi secara mandiri di bukit.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A, Vidia Prayuasmi, mengungkapkan banyak warga merasa lebih aman berada di perbukitan dibanding turun ke posko desa. Alhasil, pemerintah pun harus mengangkut logistik ke bukit untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Yang bikin lumbung sosial itu desa, untuk pengisian dari lumbung sosial salah satunya dari Dinsos dan BPBD Lumajang,” ujar Vidia, Rabu (10/12/2025).

Untuk mengantisipasi kemungkinan terisolirnya Sumberlangsep akibat banjir lahar susulan, Pemkab Lumajang mendirikan lumbung sosial di bukit yang kini menjadi lokasi pengungsian utama. Lumbung itu diisi makanan siap saji, biskuit anak, sembako, terpal, dan tandon air bersih.

Meski warga berada jauh dari posko desa, kebutuhan makan harian tetap dipenuhi melalui dapur umum yang berada di Balai Desa Jugosari. Makanan kemudian diantar ke bukit tempat warga bertahan.

“Adanya lumbung sosial itu sebagai bentuk mitigasi karena Sumberlangsep merupakan wilayah yang terisolir jika ada banjir lahar yang melewati sungai,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional