Dinas Kesehatan Diminta Awasi Ketat Program MBG Demi Keamanan Gizi Anak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Kesehatan dan Olah Raga · 26 Des 2025 10:24 WIB ·

Dinas Kesehatan Diminta Awasi Ketat Program MBG Demi Keamanan Gizi Anak


 Dinas Kesehatan Diminta Awasi Ketat Program MBG Demi Keamanan Gizi Anak Perbesar

Lumajang, – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang mendapat perhatian khusus dari sektor kesehatan. Dinas Kesehatan diminta untuk melakukan pengawasan ketat guna memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak aman, layak konsumsi, dan sesuai standar gizi.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas dan keamanan makanan yang disajikan.

“Bidang kesehatan harus ikut memantau. Makanan yang diberikan kepada anak-anak harus sesuai dengan aturan dan SOP yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional,” katanya, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, dapur MBG melibatkan banyak tenaga kerja dan memproduksi makanan dalam jumlah besar setiap hari, sehingga pengawasan sanitasi, kebersihan dapur, bahan pangan, hingga proses pengolahan menjadi hal yang sangat penting.

“Pengawasan tersebut meliputi kualitas bahan baku seperti sayur, telur, dan daging ayam, cara penyimpanan, proses memasak, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat,” katanya.

Indah juga menekankan pentingnya sinergi antara pengelola dapur MBG dengan tenaga kesehatan di daerah agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan nasional.

“Tujuan utama MBG adalah meningkatkan gizi anak. Maka aspek keamanan pangan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

900 Warga Antre Operasi Katarak, Layanan Mata di Lumajang Terbatas

18 Februari 2026 - 08:31 WIB

Penyesuaian PBI BPJS, Pemkab Lumajang Pastikan Layanan Kesehatan Warga Rentan Tetap Terjamin

16 Februari 2026 - 10:48 WIB

Status Ekonomi Naik ke Desil 6-10, 52.700 Warga Lumajang Kehilangan PBI JK

12 Februari 2026 - 09:10 WIB

Bupati Lumajang Tegaskan Faskes Dilarang Tolak Pasien

10 Februari 2026 - 11:12 WIB

Super Flu Lebih Mudah Menular, Dinkes Lumajang Ingatkan Pentingnya Disiplin Protokol Kesehatan

20 Januari 2026 - 06:42 WIB

Stunting Tinggi, Legislator Patungan, Inisiatif Sosial yang Menagih Tanggung Jawab Pemerintah

9 Januari 2026 - 13:01 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga