Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang memanfaatkan awal tahun 2026 untuk mendorong profesionalisme birokrasi melalui pengukuhan dan pelantikan massal 41 pejabat baru.
Pejabat yang dikukuhkan meliputi 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 17 Pejabat Administrator, 15 Pejabat Pengawas, dan 7 pejabat Fungsional yang menjalani pengangkatan pertama.
Pengukuhan ini juga menyesuaikan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) perangkat daerah untuk memperkuat efektivitas kelembagaan dan percepatan pelayanan publik.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menekankan bahwa jabatan adalah amanah besar, bukan sekadar simbol struktural. “Jabatan adalah amanah, bukan hak. Pejabat pemerintah hadir untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani,” kata Indah, Rabu (14/1/2026).
Dalam arahannya, Bunda Indah meminta para pejabat baru segera bergerak cepat untuk mengakselerasi program prioritas daerah yang selaras dengan RPJMD serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lumajang.
Selain itu, ia mendorong lahirnya inovasi layanan publik yang nyata dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat, dengan tujuan mempercepat pelayanan, memangkas birokrasi yang berbelit, serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pemerintahan.
“Birokrasi yang kuat adalah birokrasi yang mampu memberi solusi. Inovasi harus hadir dari kebutuhan masyarakat, bukan sekadar rutinitas administratif,” ucap dia.
Tinggalkan Balasan