Ada yang Masih SD, 29 Remaja di Lumajang Ditangkap dalam Aksi Perang Sarung - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Nasional · 20 Mar 2024 10:30 WIB ·

Ada yang Masih SD, 29 Remaja di Lumajang Ditangkap dalam Aksi Perang Sarung


 Remaja di Lumajang dijemput orang tuanya usai ditangkap polisi hendak perang sarung, Selasa (19/3/2024) Perbesar

Remaja di Lumajang dijemput orang tuanya usai ditangkap polisi hendak perang sarung, Selasa (19/3/2024)

Lumajang -Puluhan remaja di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah ditangkap oleh pihak kepolisian pada Selasa dini hari, 19 Maret 2024, Mereka ditangkap polisi di Jalan Kapten Ilyas, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, pukul 02.00 WIB.

saat mereka hendak terlibat dalam perang sarung. Penangkapan tersebut merupakan hasil dari laporan masyarakat melalui layanan WhatsApp yang menyampaikan kegiatan tidak teratur, seperti perang sarung, balap liar, tawuran, dan penggunaan petasan di daerah tersebut, terutama setelah sholat tarawih hingga sahur.

Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainur Rofik, menyatakan bahwa pihak kepolisian merespons aduan masyarakat dengan segera. Ketika petugas tiba di lokasi yang dilaporkan, mereka menemukan sekelompok remaja yang bersiap-siap untuk perang sarung di sepanjang Jalan Kyai Ilyas. Selanjutnya, para pelaku diamankan dan dibawa ke Markas Kepolisian Resor Lumajang untuk pembinaan lebih lanjut.

Baca Juga: Kamu Harus Tau! Inilah Tarif Tol Trans Jawa Menjelang Mudik Lebaran 2024, Simak Penjelasannya

Total 29 remaja diamankan dalam operasi tersebut, termasuk beberapa yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Barang bukti yang disita meliputi sarung yang berisi batu, minuman keras jenis anggur, dan sejumlah sepeda motor yang tidak memenuhi standar teknis.

Rofik menjelaskan bahwa remaja yang ditangkap mengakui perencanaan perang sarung tersebut, bahkan mereka menempatkan orang-orang untuk memantau kehadiran polisi.

Seluruh remaja yang diamankan telah diberikan pembinaan oleh pihak kepolisian dan dipanggil orang tua mereka sebelum diperbolehkan pulang. Langkah ini diambil dalam rangka melibatkan orang tua dalam pengawasan dan pemberian nasehat kepada anak-anak mereka.

Baca Juga: Muslim Wajib Tahu! Inilah Keutamaan Sholat Tarawih Bersama Imam Sampai Selesai

Pihak kepolisian berharap agar peran aktif orang tua dapat membantu menjaga keselamatan dan perilaku anak-anak mereka di lingkungan sekitar.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil di Berkas Berbeda dengan Aplikasi, Dinsos Lumajang Coret Pendaftar Beasiswa

7 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Jalan Terlalu Curam, Petugas Belum Bisa Padamkan Api di Perbukitan Argosari

6 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kawendra Lukistian Dapat Amanat di PBNU, Ini Semangat yang Dibawanya hingga 2031

1 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Detik-detik Gunung Semeru Keluarkan Dentuman Keras, Terekam CCTV BPBD Lumajang

29 September 2026 - 11:32 WIB

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Trending di Nasional