Alun-alun Lumajang Berwajah Baru: Rehabilitasi Rp 4,5 Miliar Hadirkan Ruang Publik Ramah Semua Kalangan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 20 Agu 2025 16:32 WIB ·

Alun-alun Lumajang Berwajah Baru: Rehabilitasi Rp 4,5 Miliar Hadirkan Ruang Publik Ramah Semua Kalangan


 Renovasi Alun Alun Lumajang - tutup selama 3 bulan Perbesar

Renovasi Alun Alun Lumajang - tutup selama 3 bulan

Lumajang – Alun-alun Lumajang segera hadir dengan wajah baru. Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggulirkan proyek rehabilitasi senilai Rp4,5 miliar. Proyek ini menjadi jawaban atas aspirasi warga yang menginginkan ruang publik nyaman, aman, dan ramah untuk semua kalangan.

Sekretaris DLH, Agus Rokhman Rozaq, menegaskan bahwa rehabilitasi tidak hanya fokus pada tampilan fisik.
“Tujuan kami menghadirkan Alun-alun yang fungsional. Warga bisa berolahraga, belajar, dan berinteraksi sosial di satu ruang yang nyaman,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).

DLH akan mengganti pedestrian yang rusak dengan granit berkualitas. Jalur khusus bagi penyandang disabilitas juga disediakan, sehingga semua orang bisa bergerak tanpa hambatan.

Selain itu, DLH membangun drainase baru untuk mengatasi genangan air. Titik lampu penerangan dan bak sampah ditambah di beberapa lokasi strategis. Perubahan ini tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan estetika kota.

“Perubahan Alun-alun membuktikan pemerintah hadir meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ruang publik yang tertata rapi, inklusif, dan aman akan membuat warga lebih aktif berolahraga, bersosialisasi, dan menikmati ruang hijau,” tambah Rozaq.

DLH juga menata ulang pohon besar agar tetap lestari namun tidak membahayakan pengunjung. Konsep rehabilitasi ini menggabungkan aspek lingkungan, sosial, dan edukasi. Hasilnya, Alun-alun Lumajang akan menjadi ikon kota yang hidup, inspiratif, dan ramah semua kalangan.

Dengan pembaruan ini, warga Lumajang tidak hanya mendapatkan pusat rekreasi, tetapi juga simbol kota yang peduli, inklusif, dan mendorong aktivitas positif di ruang publik.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah