Awan Panas Semeru Meluncur 6 Km, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 14 Feb 2026 07:50 WIB ·

Awan Panas Semeru Meluncur 6 Km, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan


 Awan Panas Semeru Meluncur 6 Km, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru kembali erupsi pada Sabtu (14/2/2026) pukul 05.54 WIB. Letusan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu memuntahkan Awan Panas Guguran (APG) sejauh 6.000 meter atau 6 kilometer ke arah tenggara, tepatnya menuju sektor Besuk Kobokan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi kolom abu teramati ±2.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.676 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah utara hingga timur laut.

Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ±39 menit 48 detik. “Erupsi berupa Awan Panas Guguran dengan jarak luncur 6.000 meter mengarah ke sektor tenggara (Besuk Kobokan), sebaran abu teramati mengarah ke timur laut-utara,” tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.

Saat ini, status Gunung Semeru berada pada Level III (Siaga). PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 km dari puncak atau pusat erupsi.

Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai 17 km dari puncak.

Masyarakat pun dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah karena rawan lontaran batu pijar.

PVMBG turut mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional