Banjir Rendam Villa Indah Tegalbesar, Warga Terpaksa Selamatkan Diri dengan Perlengkapan Seadanya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 18 Des 2025 12:31 WIB ·

Banjir Rendam Villa Indah Tegalbesar, Warga Terpaksa Selamatkan Diri dengan Perlengkapan Seadanya


 Banjir Rendam Villa Indah Tegalbesar, Warga Terpaksa Selamatkan Diri dengan Perlengkapan Seadanya Perbesar

Jember, – Banjir kembali merendam Perumahan Villa Indah Tegalbesar, Kabupaten Jember, membuat warga terpaksa menyelamatkan diri dengan perlengkapan seadanya. Salah satu warga, Fira, menyebut banjir kali ini merupakan yang terparah sejak ia menempati rumahnya.

“Air masuk rumah cukup tinggi. Ini banjir yang paling parah,” ujar Fira, Kamis (18/12/2025).

Ia mengaku baru menyadari bahwa kawasan perumahan tempatnya tinggal berada di bantaran sungai setelah dua blok perumahan di sekitarnya tidak jadi dibangun. Tanggul yang sempat dibuat akhirnya jebol akibat derasnya aliran air.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bergerak cepat menanggulangi bencana ini. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Zughrinada Wahyudi Hidayat, menyatakan personel dan sumber daya darurat telah diterjunkan ke lokasi.

“Kami fokus pada keselamatan warga terdampak dan pemenuhan kebutuhan dasar. Bantuan logistik, dua tandon air bersih, serta dapur umum sudah kami siapkan,” katanya.

Meskipun banjir kali ini tidak menimbulkan korban jiwa, genangan air menyebabkan kerusakan pada perabotan rumah tangga dan memaksa sebagian warga mengungsi sementara.

Zughrinada menambahkan, penanganan dilakukan secara terpadu bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan relawan, meski jumlah personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember terbatas. “Yakni hanya 17 orang, sementara titik banjir yang harus ditangani mencapai 21 lokasi di berbagai kecamatan,” tuturnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah