BMKG Juanda Peringati Bahaya Cuaca Ekstrem di Wilayah Jawa Timur, Lumajang Termasuk Salah Satunya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 5 Jan 2024 15:58 WIB ·

BMKG Juanda Peringati Bahaya Cuaca Ekstrem di Wilayah Jawa Timur, Lumajang Termasuk Salah Satunya


 Daerah Jawa Timur Perbesar

Daerah Jawa Timur

Lumajang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur mengingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah di Jawa Timur yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi, termasuk hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, dan hujan es. Periode peringatan ini berlangsung dari tanggal 4 hingga 10 Januari 2024.

Ilustrasi Berbasis AI, TIm Lensa Warta

Ilustrasi Berbasis AI, TIm Lensa Warta

Berbagai wilayah di Jawa Timur termasuk Kabupaten Bangkalan, Kota Batu, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Lumajang, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo,

Baca Juga : Investigasi KAI dan KNKT Penyebab Tabrakan KA Turangga-KA Lokal Bandung

Kabupaten Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Sumenep, Kota Surabaya, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Gresik, Kabupaten Kediri, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Tuban, Kota Blitar, dan Kota Kediri masuk dalam zona peringatan ini.

 

Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, mengatakan bahwa sebagian wilayah Jawa Timur saat ini sudah memasuki puncak musim hujan. Faktor seperti Monsun Asia Musim Dingin, yang dihubungkan dengan musim angin baratan, mulai menunjukkan dampaknya dengan peningkatan massa udara basah.

Hal ini dipengaruhi juga oleh aktivitas Madden Jullian Oscillation (MJO) dan gelombang Kelvin yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan hujan ke depannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jumat Hari ini, Hujan di Lumajang Wilayah Kota

BMKG Juanda memberikan imbauan kepada masyarakat dan instansi terkait untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang.

Wilayah dengan topografi curam, bergunung, dan tebing diharapkan lebih waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.

Baca Juga: Menghadapi Musim Hujan, Langkah-Langkah Penting yang Harus Diperhatikan Keluarga untuk Mencegah Risiko Fatal

Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini dan memperhatikan informasi peringatan dini dalam rentang 3 hari maupun 2-3 jam ke depan untuk mengantisipasi dampak dari potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

Sumber: tvonenews.com

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Gratiskan Layanan Rekomendasi BBM Bersubsidi untuk Usaha Mikro

5 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter di Atas Puncak

5 Agustus 2026 - 08:53 WIB

BPBD Lumajang Optimalkan Dua Pos Aju untuk Perkuat Peringatan Dini Gunung Semeru

3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

MBG Lumajang Tersendat, 16 Sekolah dan Posyandu Gagal Terima Distribusi

30 Juli 2026 - 20:07 WIB

Keluhan MBG Ramai di Media Sosial, BGN Sebut Dana Belum Cair

30 Juli 2026 - 12:20 WIB

Penutupan Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung Perkuat Hubungan Lumajang dan Bali

10 Juli 2026 - 14:31 WIB

Trending di Nasional