BPBD Lumajang Evakuasi Warga Setelah Semeru Naik Status Menjadi Awas - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 19 Nov 2025 18:24 WIB ·

BPBD Lumajang Evakuasi Warga Setelah Semeru Naik Status Menjadi Awas


 BPBD Lumajang Evakuasi Warga Setelah Semeru Naik Status Menjadi Awas Perbesar

Lumajang, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang tengah melakukan evakuasi besar-besaran setelah status Gunung Semeru dinaikkan menjadi Level IV (Awas) pada Rabu (19/11/2025).

Kenaikan status ini dipicu oleh erupsi yang terus berlangsung serta luncuran awan panas yang sudah mencapai 14 kilometer dari puncak kawah.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, membenarkan kenaikan status tersebut saat dihubungi melalui telepon.
“Benar, naik awas,” ungkapnya singkat.

Meski tengah memimpin koordinasi evakuasi, Isnugroho mengaku kesulitan bergerak menuju beberapa titik terdampak akibat kondisi lapangan yang sangat berbahaya.

“Saya masih di Kamar Kajang, tidak bisa naik,” ujarnya.

Sejak pukul 14.30 WIB, awan panas guguran terpantau meluncur dari puncak Semeru. Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru menyebutkan bahwa erupsi masih berlangsung, sehingga potensi luncuran susulan masih sangat mungkin terjadi.

Situasi di lereng Semeru digambarkan oleh petugas sebagai sangat gelap. Kawasan tersebut diselimuti kabut tebal, hujan, dan sambaran petir, membuat jarak pandang semakin terbatas. Kondisi inilah yang memperlambat pergerakan tim BPBD dalam menjangkau warga yang tinggal lebih dekat dengan jalur luncuran awan panas.

Warga di sekitar lereng mulai meninggalkan rumah mereka setelah mendengar imbauan evakuasi. Beberapa berjalan kaki dengan membawa barang seadanya, sementara lainnya memadati jalur turun menggunakan kendaraan darurat.

Pemerintah Desa Penanggal telah menyiapkan Balai Desa Penanggal sebagai titik pengungsian. Sekretaris Desa, Amin, menyampaikan bahwa warga dari berbagai titik seperti Gunung Sawur dan hunian sementara (huntara) terus berdatangan.

“Balai Desa Penanggal kami siapkan untuk tempat pengungsian. Saat ini beberapa warga, baik di Gunung Sawur maupun huntara sudah mulai berdatangan,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional