Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Lumajang yang Baik - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 20 Jul 2026 08:04 WIB ·

Bunda Indah Ajak Warga Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Kunci Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi


 Bunda Indah Ajak Warga Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Kunci Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi Perbesar

Bunda Indah Ajak Warga Memilah Sampah dari Rumah untuk Jaga Lingkungan

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak masyarakat mengelola sampah sejak dari rumah. Ia menilai kebiasaan warga menentukan keberhasilan sistem persampahan.

Fasilitas pengolahan memang memiliki peran penting. Namun, fasilitas tidak akan bekerja maksimal tanpa partisipasi masyarakat.

Karena itu, warga perlu mengurangi, memilah, dan mengolah sampah dari sumbernya. Kebiasaan tersebut dapat menciptakan sistem pengelolaan yang berkelanjutan.

Bunda Indah menyampaikan pesan itu di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Lempeni, Kecamatan Tempeh, Sabtu (18/7/2026).

Saat itu, ia mendampingi kunjungan dua pejabat pemerintah pusat. Mereka meninjau kesiapan Lumajang dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah.

Warga Perlu Memilah Sampah Sejak dari Rumah

Bunda Indah menjelaskan bahwa pemerintah tidak cukup hanya membangun fasilitas. Masyarakat juga harus mengubah kebiasaan dalam mengelola sampah.

Warga perlu memulai perubahan dari rumah. Mereka dapat memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu.

Selanjutnya, warga dapat mengolah sampah yang masih memiliki nilai guna. Langkah tersebut akan mengurangi sampah yang masuk ke TPA.

“Yang paling penting adalah perubahan tata kelola dan budaya masyarakat,” ujar Bunda Indah.

Ia meminta masyarakat memulai pengelolaan sampah dari hulu. Warga dapat memilah sampah lalu mengolahnya menjadi produk bernilai.

Dengan cara tersebut, sampah dapat memberi manfaat ekonomi. Masyarakat juga ikut menjaga kebersihan lingkungan.

Pemkab Lumajang Perkuat Edukasi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Lumajang akan memperkuat edukasi tentang pemilahan sampah. Pemerintah ingin menjadikan kegiatan itu sebagai kebiasaan harian.

Melalui edukasi, masyarakat dapat memahami jenis sampah dan cara mengolahnya. Mereka juga dapat mengurangi penggunaan barang sekali pakai.

Selain itu, pemerintah akan menyiapkan infrastruktur pendukung. Pemerintah juga akan memenuhi persyaratan program dari pemerintah pusat.

Bunda Indah menegaskan kesiapan daerah untuk mendukung perubahan tersebut. Menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus bergerak bersama.

Kerja sama tersebut dapat mengurangi beban TPA Lempeni. Pada saat yang sama, masyarakat dapat menciptakan produk bernilai ekonomi.

Sistem Baru Ubah Sampah Menjadi Produk Bernilai

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, mendorong daerah mengubah pola pengelolaan sampah.

Menurutnya, masyarakat perlu meninggalkan pola kumpul, angkut, dan buang. Sebagai gantinya, masyarakat dapat menerapkan pola pilah, olah, produksi, dan jual.

Sistem tersebut tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan. Sistem itu juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Namun, pemerintah harus memperkuat tata kelola dan kelembagaan. Pemerintah juga perlu menjamin pembiayaan program secara berkelanjutan.

Selain itu, masyarakat harus aktif mengelola sampah dari rumah. Partisipasi warga menjadi fondasi utama sistem tersebut.

Melalui kolaborasi, pemerintah dan masyarakat dapat mengurangi sampah sejak dari sumbernya. Langkah ini akan menjaga lingkungan tetap bersih.

Pengelolaan yang baik juga dapat mengurangi beban tempat pemrosesan akhir. Bahkan, masyarakat dapat mengubah sampah menjadi produk yang memiliki nilai jual.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah