Bunda Indah Tegaskan, Status Paruh Waktu, Pengabdian Tidak Paruh Waktu - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 22 Des 2025 17:39 WIB ·

Bunda Indah Tegaskan, Status Paruh Waktu, Pengabdian Tidak Paruh Waktu


 Bunda Indah Tegaskan, Status Paruh Waktu, Pengabdian Tidak Paruh Waktu Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang mencatat sejarah penting dalam penguatan layanan publik dengan menyerahkan 4.230 petikan keputusan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Stadion Semeru Lumajang pada pagi hari ini, Senin (22/12/2025).

Apel penyerahan SK dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma. Ribuan penerima SK dari berbagai sektor pelayanan publik memadati stadion dengan semangat dan antusiasme tinggi.

Dalam amanatnya, Bunda Indah menegaskan bahwa pengangkatan ribuan PPPK Paruh Waktu bukan sekadar seremoni administratif. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk pengakuan negara terhadap pengabdian dan peran penting tenaga pelayanan publik yang sehari-hari hadir di garda terdepan melayani masyarakat.

“Hari ini saya bersama Mas Wakil Bupati menyerahkan 4.230 SK PPPK Paruh Waktu. Saya berharap panjenengan semua menerima SK ini dalam kondisi bahagia dan gembira, karena hari ini panjenengan memiliki status yang jelas,” katanya.

Bupati Lumajang menekankan pentingnya kejelasan status diikuti dengan kejelasan kinerja dan tanggung jawab. Ia mengingatkan agar semangat kerja seluruh PPPK Paruh Waktu tidak ikut paruh waktu.

“Dengan status yang jelas, maka bekerja dan kinerjanya juga harus jelas. Bekerjalah dengan baik, kinerja dan semangatnya jangan paruh waktu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bunda Indah menegaskan bahwa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PPPK Paruh Waktu, adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan disiplin, integritas, dan profesionalisme. Masyarakat tidak menilai status kepegawaian, tetapi merasakan langsung kualitas pelayanan publik yang diberikan.

“Status boleh paruh waktu, tetapi pengabdian tidak boleh paruh waktu. Waktu boleh dibatasi, tetapi komitmen tidak boleh dibatasi. Rakyat tidak melihat status, yang rakyat rasakan adalah pelayanan kita,” tambahnya.

Ribuan PPPK Paruh Waktu yang menerima SK terdiri dari 901 guru, 289 tenaga kesehatan, dan 3.040 tenaga teknis. Bunda Indah meminta agar penerimaan SK ini dijadikan energi baru dalam meningkatkan kualitas layanan di berbagai sektor.

“Dimanapun saudara ditempatkan, tunjukkan bahwa kehadiran saudara membawa perubahan nyata. Bekerjalah cepat, ramah, solutif, dan penuh empati,” pesannya.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Cabut Tiga Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Usaha Sound System Tak Lagi Bisa Ajukan Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Wabup Lumajang Harap Kapolres Baru Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Bupati Lumajang Atur Jam Operasional PKL di Kawasan Alun-alun

5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk

4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah