Bupati Lumajang 3 Bulan Tak Ambil Gaji, Alasannya Bikin Haru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 24 Apr 2025 07:48 WIB ·

Bupati Lumajang 3 Bulan Tak Ambil Gaji, Alasannya Bikin Haru


 Bupati Lumajang 3 Bulan Tak Ambil Gaji, Alasannya Bikin Haru Perbesar

Lumajang – Indah Amperawati, yang baru saja resmi menjadi Bupati Lumajang, Jawa Timur pada 20 Februari 2025 ternyata belum pernah ambil gaji. Terhitung sejak Februari 2025, berarti Bupati Lumajang 3 bulan tak ambil gaji. Ketika media menanyakan kenapa Bupati Lumajang 3 bulan tak ambil gaji, alasannya bikin haru.

Bunda Indah, begitu biasanya masyarakat memanggilnya, tidak ambil gaji karena ingin menyumbangkan gajinya untuk anak yatim. Bunda Indah ingin gajinya dipergunakan untuk kebutuhan sekolah anak yatim di Lumajang.

“Saya bilang ke Mbak Nanda (sekretaris pribadi) agar gaji saya langsung saja disumbangkan ke anak yatim untuk sekolah”, kata Indah Amperawati Masdar di Lumajang (23/4/2025).

Baca juga : Bunda Indah dan Gubernur Jawa Timur Memperjuangkan Infrastruktur Strategis untuk Lumajang

Bunda Indah Masdar menyampaikan bahwa biasanya ia mendapatkan informasi ada anak yatim yang tidak bisa sekolah. Alasannya tidak mampu membayar biaya sekolah.

“Saya sering menerima whatsapp yang isinya tentang anak yatim yang ingin sekolah tapi tidak punya biaya. Nah gaji saya memang saya niatkan untuk wakaf kepada anak-anak yatim di Lumajang”, tambah Indah Masdar.

Bupati Lumajang, Indah Masdar berharap tidak ada lagi anak yatim di Lumajang yang tidak bisa sekolah karena terbentur biaya. Karena selain dari bantuan pribadinya, Pemerintah Kabupaten Lumajang memiliki banyak program bantuan untuk anak-anak yang kurang mampu agar bisa sekolah.

“Lumajang punya banyak program untuk anak-anak kurang mampu. Tapi, kadang ada saja 1 atau 2 anak yang nyempil tidak dapat bantuan. Nah itu yang harus kami bantu”, pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelantikan Pejabat Baru di Jember Dibayangi Silpa Rp700 Miliar

3 Januari 2026 - 11:00 WIB

Ketahanan Pangan Terancam Jadi Korban Silpa, DPRD Minta Perencanaan APBD Lebih Matang

3 Januari 2026 - 09:22 WIB

Silpa Rp 700 Miliar Jadi Alarm Keras Kinerja OPD di Tahun Awal Pemerintahan Jember

3 Januari 2026 - 09:08 WIB

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Trending di Daerah