Sinergi Pusat Daerah dalam Penanganan Masalah Sosial - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 31 Mei 2025 15:52 WIB ·

Bupati Lumajang dan Gus Ipul Sepakat Perkuat Sinergi Atasi Masalah Sosial


 Bupati Lumajang dan Gus Ipul Sepakat Perkuat Sinergi Atasi Masalah Sosial Perbesar

Lumajang – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lumajang, Jumat (30/5/2025). Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Indah Amperawati (Bunda Indah) sebagai langkah memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengatasi masalah sosial.

“Kehadiran Bapak Menteri bukan sekadar seremoni. Ini adalah bukti nyata kolaborasi untuk membangun keadilan sosial,” kata Bunda Indah di Pendopo Arya Wiraraja.

Pilar Sosial Jadi Fokus Penguatan Lapangan

Dalam dialog bersama pendamping PKH, Tagana, dan TKSK, Bupati menyampaikan bahwa Pilar Sosial memegang peran strategis dalam efektivitas program bantuan. Ia menekankan bahwa penguatan lapangan harus diimbangi dengan data yang akurat dan terintegrasi.

“Kami siap menjadi daerah percontohan dalam validasi dan akuntabilitas data bantuan sosial,” tegasnya.

Integrasi DTSEN untuk Pemerataan Bansos

Bunda Indah menyebut bahwa Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi dasar utama penyaluran bantuan. Namun, ia meminta pemerintah pusat memberikan ruang verifikasi rutin agar data tetap relevan dengan kondisi lapangan.

Gus Ipul menyambut usulan ini dan menyetujui mekanisme validasi data secara berkala.

Warga Diajak Aktif Jadi Pengawas

Selain mengandalkan data, Bupati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif sebagai pengawas sosial. Ia menyebutkan bahwa warga bisa menyampaikan aduan melalui aplikasi Sambat Bunda jika menemukan penerima bantuan yang tidak layak.

“Laporkan jika ada yang tidak sesuai. Kami akan tindaklanjuti langsung. Partisipasi warga sangat penting untuk menjaga keadilan,” ujarnya.

Komitmen Bersama Wujudkan Pemerataan Sosial

Di akhir acara, Bupati Lumajang menyampaikan komitmen untuk terus membangun program sosial yang membumi dan berdampak langsung. Ia menegaskan bahwa Lumajang siap menjadi mitra strategis Kementerian Sosial.

“Kami akan kawal program ini dengan sungguh-sungguh. Karena yang kami perjuangkan adalah kehidupan yang lebih adil bagi seluruh warga,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah