Lomba Cipta Menu PMT Cegah Stunting Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 5 Sep 2025 14:04 WIB ·

Cegah Stunting, Puskesmas Candipuro Gelar Lomba Cipta Menu PMT di Wisata Kalipinusan


 Cegah Stunting, Puskesmas Candipuro Gelar Lomba Cipta Menu PMT di Wisata Kalipinusan Perbesar

Lumajang – Puskesmas Candipuro menggelar Lomba Cipta Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pencegah Stunting di Wisata Kalipinusan, Desa Sumberwuluh, Sabtu (30/8/2025). Puluhan kader Gerbang Mas dari lima desa ikut berpartisipasi.

Kegiatan ini bagian dari program Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu) gagasan Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah). Ia hadir langsung memantau jalannya lomba. Suasana sejuk Kalipinusan membuat peserta lebih bersemangat menyajikan menu sehat berbahan pangan lokal.

Menurut Rina, kader Gerbang Mas dari Desa Candipuro, lomba ini lebih dari sekadar kompetisi.

“Kami bisa belajar bersama. Banyak ide baru untuk mengolah bahan pangan lokal agar menarik bagi anak-anak,” katanya.

Tim juri menilai menu berdasarkan gizi, kreativitas, rasa, dan penyajian. Mereka berasal dari ahli gizi, Dinas Kesehatan, dan juru masak profesional. Menu yang muncul sangat beragam, mulai bubur jagung dengan ikan lele, nugget sayuran, hingga puding labu kuning.

Bupati Lumajang, Bunda Indah, memberikan apresiasi kepada para kader.

“Stunting masalah serius. Saya bangga melihat semangat kader Gerbang Mas menciptakan menu sehat. Ini bukti kolaborasi nyata pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat Setor Madu, yaitu pemerintah hadir langsung di tengah rakyat agar program strategis berjalan efektif.

Kepala Puskesmas Candipuro, dr. Eta, menyebut lomba ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader.

“Kader menjadi garda terdepan pencegahan stunting. Mereka belajar menyusun menu bergizi, menarik, dan bervariasi agar anak-anak tidak bosan,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang. Panitia juga berencana mendokumentasikan semua resep dan menyebarkannya sebagai inspirasi menu sehat keluarga.

Lomba ini membuktikan bahwa penanganan stunting bisa berlangsung kreatif dan partisipatif. Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, Lumajang menyiapkan generasi sehat, cerdas, dan unggul.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah