Pendapatan Lumajang Tembus Rp2,22 Triliun, Lampaui Target APBD 2025 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 9 Mar 2026 18:17 WIB ·

Pendapatan Lumajang Tembus Rp2,22 Triliun, Lampaui Target APBD 2025


 Pendapatan Lumajang Tembus Rp2,22 Triliun, Lampaui Target APBD 2025 Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mencatat capaian positif dalam realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2025.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam rapat paripurna DPRD Lumajang saat memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Senin (9/3/2026).

Dalam laporannya, Bupati menyebutkan bahwa realisasi pendapatan daerah Kabupaten Lumajang mencapai Rp2.226.720.765.093,52 atau sekitar 101,14 persen dari target APBD sebesar Rp2.201.559.427.970,94.

“Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kabupaten Lumajang Tahun 2025 yang masih bersifat unaudited, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2.226.720.765.093,52 atau sekitar 101,14 persen dari target yang telah ditetapkan,” kata Indah dalam penyampaiannya di hadapan rapat paripurna DPRD Lumajang.

Ia menjelaskan, pendapatan daerah tersebut berasal dari tiga komponen utama. Pendapatan Asli Daerah (PAD) memberikan kontribusi sebesar Rp480.357.062.052,52 atau sekitar 21,57 persen dari total pendapatan daerah, sekaligus melampaui target dengan capaian 109,18 persen.

Sementara itu, pendapatan transfer masih menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp1.745.824.170.892,00 atau sekitar 78,40 persen dari total pendapatan daerah, dengan capaian 99,11 persen dari target.
Adapun komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah tercatat sebesar Rp539.532.149,00 atau sekitar 0,02 persen dari total pendapatan daerah.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kinerja pengelolaan pendapatan daerah yang cukup baik selama tahun anggaran 2025, meskipun data tersebut masih bersifat sementara karena masih menunggu proses audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Data pengelolaan keuangan daerah ini masih bersifat sementara atau unaudited, bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kabupaten Lumajang per 9 Februari 2026, karena saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh BPK,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

CCTV Rekam Detik-detik Tabrakan Dua Truk di Jalan Lumajang-Malang, Sopir Terlempar ke Parit

3 Juli 2026 - 23:14 WIB

14 SD, 9 KB/TK, dan 8 SMP di Lumajang Dapat Program Revitalisasi Kemendikdasmen

2 Juli 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Sebut Dana Insentif Guru Non-ASN di Lumajang Segera Cair

1 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tidak Ada Lagu Indonesia Raya dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Lumajang

1 Juli 2026 - 13:30 WIB

Wereng Pangkas Panen hingga 50 Persen, Pemkab Lumajang Malah Gelar Rapat Penanganan Monyet

1 Juli 2026 - 10:32 WIB

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Trending di Daerah