Lumajang, – Tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan Sungai di wilayah Biting, Kabupaten Lumajang, meluap hingga merendam permukiman warga.
Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan penanganan darurat maupun jangka menengah akan mulai dilakukan pada awal Juni 2026.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, peningkatan debit air dipicu oleh tingginya sedimentasi sungai yang membuat kapasitas tampung menurun drastis. Kondisi tersebut menyebabkan air mudah meluap ke area pemukiman saat hujan deras terjadi.
“Curah hujan yang tinggi membuat sedimentasi meningkat, sehingga aliran sungai tidak mampu menampung debit air dan akhirnya meluap ke permukiman,” kata Indah saat meninjau lokasi terdampak banjir, Senin (18/5/2026).
Menurut Indah, pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui UPT Sumber Daya Air (SDA) telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan. Fokus utama diarahkan pada normalisasi sungai, pemasangan bronjong untuk memperkuat bantaran, serta perbaikan parapet yang rusak akibat terjangan banjir.
Ia memastikan seluruh pekerjaan tersebut akan mulai dikerjakan pada awal Juni 2026 secara bertahap.
“Awal bulan Juni akan segera dilakukan penanganan pemasangan bronjong, kemudian normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi yang cukup tinggi,” ujarnya.
Selain normalisasi, Pemkab Lumajang juga akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang terdampak banjir. Penanganan tersebut akan dilakukan bersamaan dengan program dari pemerintah provinsi.
Indah menegaskan, meskipun sebagian kewenangan berada di tingkat provinsi, Pemkab Lumajang tetap terlibat dalam pembiayaan melalui skema berbagi anggaran yang telah disepakati sebelumnya.
“Dari kabupaten juga akan sharing, karena kita sudah ber-MOU meskipun asetnya milik provinsi,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah meminta masyarakat, khususnya warga Biting, untuk tetap bersabar selama proses penanganan berlangsung. Ia menyebut perbaikan dilakukan secara bertahap agar hasilnya dapat lebih maksimal.
“Saya minta masyarakat, terutama warga Biting, agar bersabar. Kita perbaiki semaksimal mungkin,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan