Mitigasi Lahar Semeru Berbasis Informasi Resmi Penting - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 9 Des 2025 09:35 WIB ·

Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Pemerintah Perkuat Mitigasi Berbasis Informasi Resmi di Kawasan Lahar Semeru


 Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Pemerintah Perkuat Mitigasi Berbasis Informasi Resmi di Kawasan Lahar Semeru Perbesar

Banjir lahar dingin Gunung Semeru pada Sabtu (6/12/2025) kembali memutus akses utama menuju Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Material pasir, batu, dan lumpur menutup jembatan penghubung hingga 138 kepala keluarga terisolasi. Sebagian warga bergerak menuju titik aman untuk menghindari risiko.

Sebagai respons cepat, Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma turun langsung ke lokasi pada Minggu (7/12/2025). Pemerintah memastikan proses penyelamatan, suplai bantuan, dan koordinasi lintas instansi berjalan intensif untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Namun pemerintah menekankan bahwa mitigasi tak hanya berupa penanganan fisik. Informasi BMKG mencatat potensi hujan intens masih tinggi hingga akhir bulan, sehingga ancaman lahar susulan harus terus diantisipasi.

Bunda Indah mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal dekat aliran lahar, untuk terus memantau informasi resmi. Ia meminta warga menjauhi area rendah yang berpotensi terdampak dan mematuhi arahan petugas jika situasi berubah.

“Warga harus memperhatikan informasi resmi, menghindari area rendah, dan mengikuti arahan petugas lapangan,” tegasnya.

Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma menambahkan bahwa mitigasi yang efektif membutuhkan disiplin dan kewaspadaan warga. Pemerintah menjamin pembaruan informasi terus disampaikan, jalur evakuasi disiapkan, dan layanan bagi warga terdampak tetap tersedia.

Dengan kolaborasi pemerintah, relawan, dan masyarakat, kesiapsiagaan diharapkan semakin kuat. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama di tengah potensi aktivitas Semeru dan cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah