Posyandu Inklusif Lumajang untuk Kesehatan Komunitas - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 9 Agu 2025 09:54 WIB ·

Dewi Natalia: Jadikan Posyandu Pusat Edukasi yang Ramah, Bukan Sekadar Layanan Kesehatan


 Dewi Natalia: Jadikan Posyandu Pusat Edukasi yang Ramah, Bukan Sekadar Layanan Kesehatan Perbesar

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa Posyandu tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat pelayanan kesehatan dasar.
Menurutnya, Posyandu harus berkembang menjadi pusat edukasi masyarakat yang inklusif, humanis, dan menghangatkan hati.
Tempat ini seharusnya menyediakan pengetahuan, pendampingan, sekaligus kehangatan sosial yang menyeluruh.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat kunjungan kerja ke Posyandu Mawar, Dusun Kedungspikul, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Kamis (7/8/2025).
Kegiatan ini juga menjadi momen untuk meninjau pelaksanaan program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Posyandu tidak cukup hanya melayani timbang balita atau imunisasi.
Ia harus menjadi ruang edukasi terbuka, membangun kesadaran tentang gizi, tumbuh kembang anak, dan kesehatan keluarga,” ujar Dewi.

Kedatangannya disambut hangat oleh kader, warga, serta unsur Forkopimca Kedungjajang.
Dewi memberikan apresiasi tinggi kepada para kader yang hadir secara sukarela dan konsisten.
Ia menegaskan, peran mereka sangat penting untuk keberlangsungan layanan kesehatan.

Paradigma Baru Posyandu

Lebih lanjut, Dewi menjelaskan bahwa model ILP membawa paradigma baru bagi layanan kesehatan desa.
Pendekatan ini menggabungkan berbagai layanan seperti imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, pemeriksaan ibu hamil, penyuluhan gizi, hingga pencegahan stunting dan penyakit menular.
Selain itu, ILP juga memperkuat koordinasi antar tenaga kesehatan dan kader di lapangan.

Namun, ia mengingatkan bahwa inovasi tidak cukup hanya dengan memperluas jenis layanan.
Dibutuhkan perubahan cara pandang: Posyandu harus menjadi tempat membangun relasi, menyampaikan pengetahuan dengan bahasa sederhana, dan menumbuhkan kepercayaan warga.

“Jika Posyandu menjadi simpul edukasi yang humanis, masyarakat tidak hanya datang untuk dilayani.
Mereka akan belajar, bertumbuh, dan merasa dihargai,” tegasnya.

Ajak Semua Pihak Terlibat

Dewi juga mengajak seluruh pihak, mulai dari kader desa hingga tenaga medis Puskesmas, untuk menjaga semangat keterbukaan dan gotong royong.
Menurutnya, pendidikan kesehatan harus bersifat dialogis dan merangkul semua kalangan, termasuk kelompok rentan.
Di sisi lain, keterlibatan tokoh masyarakat akan memperkuat penerimaan program di tingkat desa.

Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung proses pelayanan, berdialog dengan kader, dan menyerahkan bantuan makanan tambahan bagi balita.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya penurunan stunting yang masih menjadi tantangan di Lumajang.

Pemerintah Kabupaten Lumajang, lanjut Dewi, berkomitmen penuh untuk memperkuat layanan primer.
Dukungan diberikan melalui sosialisasi masif, peningkatan kualitas layanan, serta pelibatan komunitas, termasuk pesantren dan organisasi kemasyarakatan.
Oleh karena itu, ia menegaskan perlunya sinergi yang berkesinambungan.

“Pendidikan kesehatan yang hidup di tengah masyarakat hanya terwujud jika Posyandu menjadi rumah belajar yang ramah.
Ini adalah investasi sosial yang nilainya jauh melampaui sekadar program,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Honorer ke PPPK, Kini Dapat THR, Perubahan Nasib 4.230 Pegawai Lumajang

17 Maret 2026 - 13:16 WIB

TikTok vs Toko Fisik, Pedagang Plaza Lumajang Tertinggal di Tengah Gempuran Toko Online

16 Maret 2026 - 10:22 WIB

Diskominfo Lumajang Hadiri Bukber Pemuda Pancasila, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 22:58 WIB

Ratih Damayanti Apresiasi Dukungan Relawan Samara dalam Gathering Kadin Lumajang

14 Maret 2026 - 18:12 WIB

Di Gathering Buka Bersama Kadin Lumajang, Ratih Damayanti Ungkap Perjuangan Berat Saat Pemilu

14 Maret 2026 - 17:43 WIB

Ratih Damayanti: Program Tim Samara Mulai Terealisasi Tahun Ini, Seragam Pengajian Segera Dibagikan

14 Maret 2026 - 17:35 WIB

Trending di Daerah