Lumajang, – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang mendapat perhatian khusus dari sektor kesehatan. Dinas Kesehatan diminta untuk melakukan pengawasan ketat guna memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak aman, layak konsumsi, dan sesuai standar gizi.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas dan keamanan makanan yang disajikan.
“Bidang kesehatan harus ikut memantau. Makanan yang diberikan kepada anak-anak harus sesuai dengan aturan dan SOP yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional,” katanya, Jumat (26/12/2025).
Menurutnya, dapur MBG melibatkan banyak tenaga kerja dan memproduksi makanan dalam jumlah besar setiap hari, sehingga pengawasan sanitasi, kebersihan dapur, bahan pangan, hingga proses pengolahan menjadi hal yang sangat penting.
“Pengawasan tersebut meliputi kualitas bahan baku seperti sayur, telur, dan daging ayam, cara penyimpanan, proses memasak, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat,” katanya.
Indah juga menekankan pentingnya sinergi antara pengelola dapur MBG dengan tenaga kesehatan di daerah agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan nasional.
“Tujuan utama MBG adalah meningkatkan gizi anak. Maka aspek keamanan pangan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Tinggalkan Balasan