Doa Bersama di Wonorejo, PDI Perjuangan Lumajang Ajak Kader Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 3 Jun 2026 20:24 WIB ·

Doa Bersama di Wonorejo, PDI Perjuangan Lumajang Ajak Kader Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno


 Doa Bersama di Wonorejo, PDI Perjuangan Lumajang Ajak Kader Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Perbesar

Lumajang, – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang menggelar doa bersama di Desa Wonorejo sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk mengenang jasa para pahlawan pendiri bangsa dan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti kader partai, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Selain menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi para pahlawan, kegiatan itu juga dimaknai sebagai upaya meneladani semangat perjuangan yang telah diwariskan para pendiri bangsa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang, Supratman, mengatakan doa bersama digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Harapan kami melalui doa bersama ini, para pahlawan pendiri bangsa dan Bung Karno diberikan tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala kekhilafannya, serta perjuangan yang telah mereka lakukan menjadi amal kebaikan,” kata Supratman.

Menurut dia, mengenang jasa para pahlawan tidak cukup hanya dilakukan melalui seremonial semata. Semangat dan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendiri bangsa harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi saat ini.

Ia menegaskan, Bung Karno telah meninggalkan banyak pemikiran tentang nasionalisme, persatuan, dan semangat gotong royong yang hingga kini masih relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita bisa meneruskan api perjuangan beliau. Semangat untuk membangun bangsa, menjaga persatuan, serta mengutamakan kepentingan rakyat harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Supratman menambahkan, kegiatan doa bersama di Desa Wonorejo juga menjadi sarana refleksi bagi kader partai dan masyarakat untuk kembali mengingat perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan.

Menurutnya, perjuangan para pahlawan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini diperoleh melalui pengorbanan besar, sehingga harus diisi dengan kerja nyata dan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Kita ingin generasi sekarang tidak melupakan sejarah. Dengan mengenang jasa para pahlawan, kita diharapkan mampu menjaga persatuan dan melanjutkan cita-cita luhur yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendaki Ilegal di Semeru Terjatuh, Evakuasi Terkendala Medan Terjal

3 Juni 2026 - 16:13 WIB

Indah Amperawati: Pergantian Kepala BGN Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah Jaga Kualitas MBG

3 Juni 2026 - 13:30 WIB

Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Membumbung 800 Meter di Atas Puncak

3 Juni 2026 - 10:31 WIB

Hari Lahir Pancasila, Wabup Lumajang: Selama Darah Indonesia Mengalir, Pancasila Akan Tetap Hidup

1 Juni 2026 - 13:14 WIB

Hari Pancasila, Menjaga Api yang Dinyalakan Soekarno di Tengah Keberagaman Bangsa

1 Juni 2026 - 11:07 WIB

Gunung Semeru Tertutup Kabut, PVMBG Catat 21 Kali Letusan dalam Enam Jam

28 Mei 2026 - 08:45 WIB

Trending di Nasional