Dody Hanggodo Pastikan Mitigasi Maksimal, Alur Sungai Gunung Semeru Dinormalisasi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 21 Feb 2026 20:30 WIB ·

Dody Hanggodo Pastikan Mitigasi Maksimal, Alur Sungai Gunung Semeru Dinormalisasi


 Dody Hanggodo Pastikan Mitigasi Maksimal, Alur Sungai Gunung Semeru Dinormalisasi Perbesar

Lumajang, – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau langsung penanganan pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Salah satu fokus utama kunjungan ini adalah memastikan normalisasi alur sungai agar aliran lava dan lahar tetap terkendali dan tidak meluber ke kawasan permukiman warga yang masih berada di zona rawan.

“Hari ini kita melihat penanganan pasca erupsi dan persiapan jika beberapa hari, minggu, atau bulan ke depan terjadi erupsi lagi. Alurnya kita kembalikan supaya tidak meluber ke perumahan,” ujar Dody saat meninjau lokasi, Sabtu (21/2/2026).

Ia menambahkan, normalisasi alur sungai menjadi bagian dari mitigasi cepat untuk meminimalkan risiko bencana lanjutan. Selain itu, pemerintah juga mengecek kondisi infrastruktur yang terdampak, termasuk jembatan penghubung yang vital bagi mobilitas warga.

“Sekalian saya melihat, kira-kira strukturnya ini masih goyang nggak? Alhamdulillah masih bagus. Memang perlu dibersihkan, tapi urusan bersih-bersih nanti saja kalau kondisi mulai stabil,” kata Dody.

Ia menegaskan, jembatan ini dipastikan tetap bisa digunakan saat arus mudik maupun balik, meski evaluasi teknis penuh akan dilakukan untuk memastikan keamanan.

Di sektor pengendalian lahar, Dody menyebut saat ini pemerintah tengah mengerjakan dua check dam dari total 14 dam yang rusak akibat erupsi. Pengerjaan dilakukan secara bertahap karena skala kerusakan cukup besar. Ia menilai beberapa dam yang rusak parah lebih efisien dibangun ulang dibandingkan direnovasi.

“Ada dua dam yang kita kerjakan sekarang. Sementara dua ini sudah cukup mampu menangani jika terjadi erupsi. Tapi secara bertahap kita akan tingkatkan jumlah dam yang akan direnov, di-upgrade, atau dibangun baru. Yang rusak itu sudah lebih mahal merenovasinya daripada membangun baru,” jelasnya.

Selain itu, Menteri PU juga memastikan akses wilayah terisolir segera dibuka. Di Dusun Jugosari, sekitar 320 warga sempat terisolir akibat kerusakan jalan dan jembatan. Berkat kerja sama lintas instansi, akses mulai dibuka sehingga arus logistik dan kebutuhan warga kembali normal.

“Setiap kali ada bencana, yang pertama kita upayakan adalah membuka keterisoliran. Supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dan arus logistik kembali lancar,” tegas Dody.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional