Dua Titik Pengungsian Terakhir di Pronojiwo Menjadi Fokus Distribusi Bantuan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Nasional · 23 Nov 2025 15:21 WIB ·

Dua Titik Pengungsian Terakhir di Pronojiwo Menjadi Fokus Distribusi Bantuan


 Dua Titik Pengungsian Terakhir di Pronojiwo Menjadi Fokus Distribusi Bantuan Perbesar

Lumajang, – Penyusutan titik pengungsian pascaerupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang membuat distribusi bantuan kini lebih terpusat di Kecamatan Pronojiwo.

Hanya dua lokasi yang masih aktif menampung pengungsi, sehingga kawasan tersebut menjadi fokus utama penanganan logistik dalam masa tanggap darurat.

Dari data Pusdalops BPBD Lumajang, jumlah pengungsi yang semula mencapai 1.187 jiwa kini menyusut menjadi 645 orang per Sabtu (22/11/2025).

Mereka tersebar di dua posko utama, SMPN 2 Pronojiwo yang menampung 192 jiwa serta SDN 4 Supiturang dengan 214 jiwa. Sementara itu, 239 warga lainnya memilih mengungsi mandiri di rumah keluarga.

Ketua Pemuda Pancasila, Agus Setiawan, mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan paket sembako ke dua lokasi pengungsian tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap warga terdampak.

“Kami sudah menyalurkan sembako ke dua titik pengungsian yang masih aktif di Pronojiwo. Mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban para pengungsi yang masih bertahan,” katanya, Minggu (23/11/2025).

Kondisi ini membuat Pronojiwo menjadi pusat konsentrasi penanganan pascabencana. Sementara itu, sebagian warga dari wilayah lain, terutama Kecamatan Candipuro yang tidak terdampak signifikan, mulai kembali ke rumah mereka.

Penurunan jumlah pengungsi ini turut mengubah pola penyaluran bantuan, dari yang sebelumnya tersebar ke banyak titik, kini lebih fokus dan terkontrol.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, menegaskan bahwa meski jumlah pengungsi terus berkurang, pemerintah tetap menyiagakan posko hingga masa tanggap darurat resmi berakhir.

“Total titik pengungsian tinggal dua di Kecamatan Pronojiwo, dengan jumlah jiwa 645 orang. Meski banyak yang pulang, kami tetap siagakan posko untuk antisipasi kondisi yang mungkin terjadi,” jelasnya dalam sambungan telepon, Minggu (23/11/2025).

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjaga Rasa, Merawat Warisan: Kisah Kopi Senduro dari Lereng Semeru

5 Juli 2026 - 14:27 WIB

Sambut Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung, Aston Inn Lumajang Siapkan Akomodasi bagi Pemedek dan Wisatawan

30 Juni 2026 - 23:08 WIB

Ribuan Umat Hindu Padati Pura Mandara Giri Semeru Agung Rayakan Piodalan 2026

29 Juni 2026 - 19:41 WIB

Lamadjang: Sejarah yang Memilih Menari daripada Dilupakan

28 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sawah Menyusut, Pemkab Lumajang Berlindung di Balik LP2B

25 Juni 2026 - 15:29 WIB

Segoro Topeng Kaliwungu 2026 Akan Diramaikan Bazar UMKM dan Berbagai Lomba

24 Juni 2026 - 11:32 WIB

Trending di Nasional