Erupsi Gunung Ruang Warga Diminta Hindari Pesisir, Berpotensi Tsunami - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Nasional · 1 Mei 2024 09:43 WIB ·

Erupsi Gunung Ruang Warga Diminta Hindari Pesisir, Berpotensi Tsunami


 BNPB mengingatkan masyarakat di Pulau Tagulandang menghindari kawasan pesisir karena ada potensi tsunami akibat erupsi Gunung Ruang. Perbesar

BNPB mengingatkan masyarakat di Pulau Tagulandang menghindari kawasan pesisir karena ada potensi tsunami akibat erupsi Gunung Ruang.

Lensawarta – Pengumuman Penting dari BNPB Dalam upaya pencegahan terhadap risiko bencana alam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerukan kepada penduduk di Pulau Tagulandang, Sulawesi Utara, untuk tidak mendekati area pantai dan segera meninggalkan zona dalam jarak 7 kilometer dari Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro. Hal ini disebabkan oleh adanya ancaman tsunami yang mungkin terjadi menyusul erupsi Gunung Ruang.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam konferensi pers virtual yang diadakan pada hari Selasa, 30 April 2024, menekankan pentingnya menjauh dari wilayah pesisir hingga situasi dinyatakan aman.

Baca Juga: Bea Cukai Sebut Ada Miskomunikasi, Hibah Alat Belajar SLB Ditagih Bea Masuk Ratusan Juta Rupiah

Beliau mengungkapkan kekhawatiran atas jumlah besar material vulkanik yang telah memasuki laut sejak malamSenin, 29 April 2024, yang dapat memicu bencana serupa dengan tsunami yang terjadi pada tahun1871.

Mengingat peristiwa historis tersebut, BNPB meminta kewaspadaan tinggi karena mekanisme tsunami yang diakibatkan oleh aktivitas vulkanik berbeda dengan yang disebabkan oleh gempa bumi. Sistem peringatan dini untuk tsunami akibat gempa bumi hanya dapat diaktifkan setelah gempa terdeteksi, sedangkan aktivitas vulkanik telah berlangsung dan banyak material vulkanik telah teramati.

Oleh karena itu, BNPB kembali menghimbau warga di Pulau Tagulandang untuk menghindari area pantai dan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya tsunami.

Baca Juga: Tes Kepribadian Visual Ungkap Jati Diri Anda Melalui Pilihan Gambar Matahari, Simak Penjelasan Lengkapnya!

Pemerintah Kepulauan Siau Tagulandang Biaro telah memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat pascaerupsi Gunung Ruang. Status ini akan berlaku selama 14 hari, dari 30 April hingga 14 Mei 2024.

Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami mengimbau semua warga untuk mengikuti arahan dari BNPB dan pihak berwenang setempat.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjaga Rasa, Merawat Warisan: Kisah Kopi Senduro dari Lereng Semeru

5 Juli 2026 - 14:27 WIB

Sambut Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung, Aston Inn Lumajang Siapkan Akomodasi bagi Pemedek dan Wisatawan

30 Juni 2026 - 23:08 WIB

Ribuan Umat Hindu Padati Pura Mandara Giri Semeru Agung Rayakan Piodalan 2026

29 Juni 2026 - 19:41 WIB

Lamadjang: Sejarah yang Memilih Menari daripada Dilupakan

28 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sawah Menyusut, Pemkab Lumajang Berlindung di Balik LP2B

25 Juni 2026 - 15:29 WIB

Segoro Topeng Kaliwungu 2026 Akan Diramaikan Bazar UMKM dan Berbagai Lomba

24 Juni 2026 - 11:32 WIB

Trending di Nasional