Gladak Perak Ditutup Sementara, Abu Semeru Menggumpal di Udara, Jalan Tak Lagi Aman Dilalui - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 21 Nov 2025 15:33 WIB ·

Gladak Perak Ditutup Sementara, Abu Semeru Menggumpal di Udara, Jalan Tak Lagi Aman Dilalui


 Gladak Perak Ditutup Sementara, Abu Semeru Menggumpal di Udara, Jalan Tak Lagi Aman Dilalui Perbesar

Lumajang, – Kondisi di kawasan Gladak Perak kembali memasuki fase berbahaya setelah abu vulkanik dari Gunung Semeru turun dengan intensitas pekat pascahujan deras yang mengguyur wilayah lereng gunung.

Jalur utama yang menghubungkan Candipuro–Pronojiwo itu resmi ditutup total untuk kendaraan roda dua maupun empat, menyusul menurunnya jarak pandang dan semakin licinnya permukaan jalan.

Zaki, salah satu petugas pengamanan di Gladak Perak, melaporkan bahwa abu vulkanik yang menggumpal di udara membuat situasi tidak memungkinkan untuk aktivitas lalu lintas.

Abu pekat tersebut merupakan imbas dari remobilisasi material erupsi sebelumnya yang terbawa air hujan dan angin.

“Di sini abu vulkaniknya sangat pekat sekali. Dampaknya langsung ke jalan yang jadi licin dan pandangan hampir tidak terlihat. Kondisi ini sangat berbahaya untuk kendaraan,” katanya, Jumat (21/11/2025).

Penutupan akses dilakukan sebagai langkah pencegahan kecelakaan, terutama bagi pengendara motor yang memiliki risiko lebih tinggi tergelincir di permukaan jalan yang tertutup abu basah.

Ia menegaskan material vulkanik yang masih tersisa di kawasan Gladak Perak meningkatkan potensi bahaya susulan, termasuk aliran lahar jika hujan kembali turun.

“Karena kondisi ekstrem ini, sementara akses kita tutup. Kami imbau semua pengguna jalan untuk tidak memaksakan melintas,” tambahnya.

Selain jalur kendaraan, warga yang berada di bantaran sungai di sekitar Gladak Perak juga diminta untuk segera menjauh.

“Warga yang berada di bantaran sungai diminta segera naik dan tetap mengikuti arahan dari petugas. Situasi bisa berubah kapan saja,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional