Gubernur Jatim Khofifah Tinjau Lumajang Pasca Erupsi Semeru, Pastikan Keselamatan Warga - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 20 Nov 2025 16:36 WIB ·

Gubernur Jatim Khofifah Tinjau Lumajang Pasca Erupsi Semeru, Pastikan Keselamatan Warga


 Gubernur Jatim Khofifah Tinjau Lumajang Pasca Erupsi Semeru, Pastikan Keselamatan Warga Perbesar

Lumajang, – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bergerak cepat begitu tiba di Surabaya usai perjalanan Misi Dagang di Sulawesi Tenggara.

Tanpa menunda waktu, ia langsung menuju Lumajang untuk memimpin penanganan dampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, Kamis (20/11/2025).

Prioritas utama kunjungan ini adalah memastikan keselamatan warga serta pemulihan layanan dasar di kawasan terdampak.

Setibanya di Lumajang, Khofifah meninjau sejumlah titik terdampak, mulai dari pos pengungsian SDN 4 Supiturang, dapur umum di Desa Sumberurip, hingga Desa Sumbersari dan Jembatan Gladak Perak.

Di setiap lokasi, ia menekankan agar seluruh unsur penanganan bencana bekerja terintegrasi, cepat, dan berbasis kebutuhan warga.

Meski laporan aktivitas vulkanik menunjukkan getaran banjir sudah tidak terekam, status Level IV (Awas) tetap diberlakukan.

“Erupsinya memang sudah berakhir, tetapi statusnya masih Awas. Karena itu kesiapsiagaan tetap wajib. Kita harus memastikan semua warga berada pada titik aman,” kata Khofifah.

Saat puncak aktivitas APG, dua kecamatan menjadi pusat pengungsian. Di Kecamatan Pronojiwo, warga menempati Balai Desa Oro-Oro Ombo, SDN 4 Supiturang, Masjid Ar-Rahmah, dan Masjid Nurul Jadid.

Sementara di Kecamatan Candipuro, warga berkumpul di Balai Desa Penanggal, SDN 02 Sumberurip, Kantor Kecamatan Candipuro, serta rumah Kepala Desa Sumbermujur.

Data BPBD Jatim per Kamis pukul 05.40 WIB mencatat 346 warga mengungsi, dengan 64 jiwa masih bertahan di SDN 4 Supiturang karena kondisi rumah belum memungkinkan untuk ditinggali.

Gubernur menekankan aspek kesehatan sebagai fokus utama. Tim Puskesmas telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan berkala, termasuk pemantauan kondisi psikologis, tensi akibat stres, dan potensi ISPA akibat paparan debu vulkanik.

“Yang perlu kami pastikan adalah penguatan layanan kesehatan di titik kumpul pengungsi. Ada kondisi psikologis tertentu, ada yang tensinya naik, ada risiko ISPA. Ini semua butuh pemantauan ketat,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Gratiskan Layanan Rekomendasi BBM Bersubsidi untuk Usaha Mikro

5 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter di Atas Puncak

5 Agustus 2026 - 08:53 WIB

BPBD Lumajang Optimalkan Dua Pos Aju untuk Perkuat Peringatan Dini Gunung Semeru

3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

MBG Lumajang Tersendat, 16 Sekolah dan Posyandu Gagal Terima Distribusi

30 Juli 2026 - 20:07 WIB

Keluhan MBG Ramai di Media Sosial, BGN Sebut Dana Belum Cair

30 Juli 2026 - 12:20 WIB

Penutupan Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung Perkuat Hubungan Lumajang dan Bali

10 Juli 2026 - 14:31 WIB

Trending di Nasional