Gunung Semeru Erupsi, Kolom Asap Mencapai 1.000 Meter Selama 4 Menit - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 14 Jul 2025 15:47 WIB ·

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Asap Mencapai 1.000 Meter Selama 4 Menit


 Gunung Semeru Erupsi, Kolom Asap Mencapai 1.000 Meter Selama 4 Menit Perbesar

LUMAJANG – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Senin siang, 14 Juli 2025. Erupsi terjadi sekitar pukul 14.06 WIB dan menghasilkan kolom asap tebal berwarna putih kelabu setinggi 1.000 meter dari puncak kawah Jonggring Saloko.

Data dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur menunjukkan bahwa kolom asap mengarah ke arah selatan dan barat daya. Kolom letusan tersebut tercatat mencapai ketinggian sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 14 Juli 2025 pukul 14.06 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak,” kata petugas PPGA Semeru, Mukdas Sofian, dalam keterangan tertulis.

Baca juga: NU Lumajang Siap Turun Tangan Atasi Maraknya Begal dan Curanmor

Erupsi terekam di seismograf milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan berlangsung selama 4 menit 3 detik.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Yudhi Cahyono, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak dari erupsi tersebut, termasuk luncuran awan panas.

Baca juga: PCNU Lumajang Ikuti Fatwa Ulama Terkait Sound Horeg: “Kalau Mengganggu, Harus Diatur”

“Dampak sementara nihil, belum ada laporan yang masuk,” ujar Yudhi.

Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara Gunung Semeru sejauh 8 kilometer dari puncak.

Selain itu, warga juga diminta menjauhi area 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terdampak awan panas dan lahar hingga jarak 13 kilometer.

Dengan status Gunung Semeru saat ini yang berada di Level II (Waspada), warga di sekitar kawasan rawan bencana diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama mengingat kondisi cuaca yang kerap hujan dan berisiko memicu banjir lahar.

“Waspada terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru,” pungkas Yudhi.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional