Gunung Semeru Keluarkan Lava Pijar Sejauh 2,5 Km, BPBD Pastikan Masih dalam Zona Aman - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 26 Okt 2025 14:22 WIB ·

Gunung Semeru Keluarkan Lava Pijar Sejauh 2,5 Km, BPBD Pastikan Masih dalam Zona Aman


 Gunung Semeru Keluarkan Lava Pijar Sejauh 2,5 Km, BPBD Pastikan Masih dalam Zona Aman Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan lava pijar sejauh 2.500 meter dari puncak kawah menuju Besuk Kobokan, Sabtu (25/10/2025) malam.

Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan bahwa aktivitas tersebut masih berada dalam zona aman dari permukiman warga.

Koordinator Pos Pantau BPBD Curah Kobokan, Sugiyono, menjelaskan bahwa guguran lava pijar terjadi sekitar pukul 22.03 WIB. Arah luncuran lava terpantau menuju sisi tenggara, tepatnya ke arah Besuk Kobokan.

Baca juga:Yusuf Santriyono: Jika Hadiah Naik Jadi Rp100 Juta, Pecatur Nasional Pasti Datang ke Lumajang

“Pada pukul 22.03 WIB terjadi guguran lava pijar dengan jarak luncur kurang lebih 2.500 meter yang mengarah ke tenggara,” kata Sugiyono, Minggu (26/10/2025).

Menurut Sugiyono, jarak tersebut masih tergolong aman dari jangkauan pemukiman warga. Permukiman terdekat diketahui berada sekitar delapan kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Baca juga: Turnamen Catur Bupati Lumajang Diharapkan Jadi Agenda Tahunan dan Daya Tarik Wisata Baru

“Lava pijar yang terjadi masih jauh dari permukiman warga, jadi situasinya masih aman,” tambahnya.

Momen guguran lava pijar itu sempat terekam kamera pemantau BPBD yang terpasang di Pos Pantau Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Secara visual, lava pijar tampak mengalir deras ke arah tenggara dengan cahaya merah menyala di tengah kegelapan malam.

Meski kondisi masih aman, BPBD Lumajang tetap mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sektor tenggara Gunung Semeru, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan dalam radius delapan kilometer dari puncak kawah.

Di luar jarak tersebut, warga juga diingatkan untuk tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran Besuk Kobokan.

“Warga diimbau waspada terhadap potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional