Gunung Semeru Tertutup Kabut, PVMBG Catat 21 Kali Letusan dalam Enam Jam - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 28 Mei 2026 08:45 WIB ·

Gunung Semeru Tertutup Kabut, PVMBG Catat 21 Kali Letusan dalam Enam Jam


 Gunung Semeru Tertutup Kabut, PVMBG Catat 21 Kali Letusan dalam Enam Jam Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami 21 kali letusan selama periode pengamatan Kamis (28/5/2026) pukul 00.00-06.00 WIB.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, aktivitas gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu didominasi kondisi berkabut sehingga visual puncak tidak teramati secara jelas.

“Gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Gunung dominan tertutup kabut,” tulis laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Sigit Rian Alfian, Kamis (28/5/2026).

Dalam periode pengamatan tersebut, petugas mencatat 21 kali gempa letusan dengan amplitudo 10-22 mm dan durasi 101-148 detik.

Selain itu, juga terjadi satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 4 mm dan durasi 86 detik, serta satu kali tremor harmonik dengan amplitudo 4 mm dan durasi 284 detik.

Cuaca di sekitar Gunung Semeru dilaporkan mendung dan hujan dengan suhu udara berkisar 19-20 derajat celsius. Angin bertiup lemah ke arah barat daya.

Hingga kini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.

PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

“Di luar jarak tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDIP Sampang Gandeng MWC NU Tambelangan dalam Distribusi Daging Kurban

26 Mei 2026 - 14:33 WIB

Dari Pesantren hingga Panti Asuhan, PDIP Jatim Tebar 468 Sapi Kurban

25 Mei 2026 - 16:48 WIB

Ikatan Emosional Peternak dan Sapi Kurban Presiden: Saya Anggap Keluarga Sendiri

23 Mei 2026 - 13:56 WIB

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Trending di Nasional