Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 30 Jan 2026 08:06 WIB ·

Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana


 Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana Perbesar

Lumajang, – Ancaman erupsi Gunung Semeru yang terjadi hampir setiap tahun mendorong Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan generasi tangguh bencana melalui penguatan pendidikan mitigasi kebencanaan sejak usia dini.

Program pendidikan mitigasi bencana direncanakan diperluas hingga ke sekolah-sekolah, terutama di wilayah rawan bencana.

Program tersebut disampaikan dalam acara audiensi Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Yayasan Megamind Project dan Yayasan Indonesia Indah Foundation (IIF) yang memperkenalkan program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia. Kegiatan berlangsung di Ruang Kertanegara Kantor Bappeda Kabupaten Lumajang, Kamis (29/1/2026).

Audiensi dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang, Hari Susiati. Ia menyamoaikan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi kunci penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana erupsi Gunung Semeru.

“Karena Gunung Semeru hampir setiap tahun mengalami erupsi, dibutuhkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat bagi warga di wilayah yang kerap terdampak. Kesadaran ini perlu dibangun sejak dini,” katanya, Jumat (30/1/2026).

Menurut Hari Susiati, pendidikan mitigasi bencana di sekolah menjadi langkah strategis untuk menanamkan pemahaman yang benar tentang kebencanaan, sekaligus membangun budaya sadar bencana yang berkelanjutan di Kabupaten Lumajang.

“Selain pendidikan di sekolah, program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia juga menghadirkan Museum Keliling yang akan menyasar desa-desa rawan bencana, khususnya di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo,” ucapnya.

Sementara itu, Founder Megamind Project, Yuri Romero Hurtado, menyampaikan bahwa Lumajang dipilih sebagai lokasi pilot project karena memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat aktivitas Gunung Semeru.

“Program ini akan diperkuat dengan capacity building dan pelibatan pemuda Karang Taruna sebagai penggerak mitigasi di tingkat komunitas,” kata dia.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Erupsi Semeru Disertai Awan Panas 4,5 Kilometer dan Kolom Abu 1.000 Meter

19 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi Mahasiswa menggugat, Enam Tuntutan Dibawa ke DPRD Lumajang

18 Juni 2026 - 15:12 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Perhatian Warga Lumajang, Antrean Pertalite Mengular

11 Juni 2026 - 08:47 WIB

Pelemahan Rupiah Mulai Tekan Harga Kebutuhan Pokok di Lumajang

9 Juni 2026 - 15:22 WIB

Dampak Pelemahan Rupiah, Harga Ban Motor di Lumajang Kini Tembus Rp 325 Ribu

7 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dari Surabaya ke Pegangsaan Timur: Jejak Panjang Bung Karno Menuju Proklamasi Kemerdekaan

6 Juni 2026 - 16:25 WIB

Trending di Nasional