Jaga Warga Lumajang untuk Keamanan Bersama - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 11 Sep 2025 14:12 WIB ·

Jaga Warga Jadi Budaya Baru: Lumajang Teguhkan Stabilitas Keamanan Berbasis Gotong Royong


 Jaga Warga Jadi Budaya Baru: Lumajang Teguhkan Stabilitas Keamanan Berbasis Gotong Royong Perbesar

Stabilitas keamanan kini ditegaskan sebagai tanggung jawab bersama, bukan semata tugas aparat. Hal ini disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), saat Apel Setor Madu di halaman Kantor Kecamatan Jatiroto, Rabu (10/9/2025).

Menurut Bunda Indah, keterbatasan sumber daya di kepolisian dan TNI menuntut keterlibatan masyarakat secara aktif. Tanpa dukungan warga, keamanan mustahil tercipta secara menyeluruh.

“Kita tidak bisa menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab keamanan kepada aparat. Wilayah kita luas, penduduknya besar, maka dibutuhkan sinergi. Keamanan harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.

Karena itu, ia mendorong kepala desa, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat untuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling). Konsep “Jaga Warga” digalakkan sebagai budaya baru, di mana setiap warga menjaga sesamanya.

“Konsep ini harus menjadi budaya baru. Setiap warga menjaga warga. Dengan begitu, keamanan hadir berbasis gotong royong,” lanjutnya.

Selain ajakan, Pemkab Lumajang juga menyiapkan langkah strategis. Salah satunya pemasangan CCTV di titik-titik rawan yang didanai melalui anggaran dusun. Upaya ini diharapkan memberi efek pencegahan sekaligus membantu aparat dalam mendeteksi potensi gangguan.

Lebih jauh, koordinasi lintas sektor juga menjadi prioritas. Bunda Indah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dalam menyusun strategi serta pola pengamanan hingga tingkat dusun.

Ia pun memberikan apresiasi kepada ASN yang bekerja keras dalam pelayanan publik. Namun, ditegaskannya, pelayanan terbaik hanya bermakna jika masyarakat merasa aman dan nyaman dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kolaborasi semua elemen, Lumajang diyakini mampu tumbuh sebagai daerah yang aman, tertib, dan kondusif.

“Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga Lumajang tetap aman, nyaman, dan layak dihuni. Keamanan adalah modal utama pembangunan daerah,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah