KS Models Lumajang: Tiga Dekade Berkarya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 13 Jul 2025 15:34 WIB ·

KS Models 3 Dekade: Modeling sebagai Medium Seni, Disiplin, dan Promosi Batik Khas Lumajang


 KS Models 3 Dekade: Modeling sebagai Medium Seni, Disiplin, dan Promosi Batik Khas Lumajang Perbesar

Ruang Modeling yang Tumbuh dari Daerah

Modeling sering dipandang sekadar dunia gaya. Namun di Lumajang, KS Models Management membuktikan sebaliknya. Selama tiga dekade, lembaga ini telah menjadi tempat tumbuhnya seni, kedisiplinan, dan cinta budaya lokal.

Sejak berdiri, KS Models tak hanya mencetak talenta nasional. Mereka juga menjadi mitra aktif dalam mempromosikan batik dan produk UMKM khas Lumajang.

Acara 3 Dekade yang Penuh Makna

Sabtu malam (12/7/2025), KS Models menggelar perayaan “3 Dekade Berkarya” di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang. Acara ini menjadi momen penting yang menegaskan peran modeling dalam mendukung ekonomi kreatif dan budaya lokal.

Ketua TP PKK Lumajang, Ibu Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menyampaikan apresiasi. Menurutnya, KS Models telah memberi dampak nyata, tidak hanya dalam pelatihan model tetapi juga promosi budaya.

“Model di sini bukan hanya soal penampilan. Mereka juga menjadi duta batik dan UMKM Lumajang,” ujar  Dewi Natalia.

Duta Gaya Sekaligus Duta Budaya

Para model binaan KS Models kerap tampil di berbagai ajang promosi. Mereka hadir dalam fashion show, sesi pemotretan produk lokal, hingga kampanye digital.

Melalui peragaan busana, batik khas Lumajang dan produk UMKM berhasil tampil lebih dikenal. Ini membuktikan bahwa modeling bisa menjadi medium promosi budaya yang efektif.

Visualisasi Kolaborasi dalam Fashion Show

Perayaan 3 dekade ini menghadirkan fashion show bertema “Nusantara Modern”. Model-model muda tampil memukau dengan koleksi batik kontemporer dan produk UMKM Lumajang.

Kolaborasi antara desainer lokal, pengrajin, dan model binaan menghasilkan visualisasi yang kuat. Perpaduan seni, bisnis, dan budaya terlihat menyatu di atas panggung.

Komitmen dan Rencana KS Models ke Depan

Pendiri KS Models, Shandy Dhamara Arieyantho, menegaskan bahwa lembaganya bukan sekadar agensi model. Sejak awal, ia merancang KS Models sebagai ruang pemberdayaan.

“Model bukan hanya tampil. Mereka membawa cerita, nilai, dan semangat lokalitas,” kata Shandy.

Rencananya, KS Models akan memperluas kerja sama dengan UMKM. Mereka juga tengah mempersiapkan studio baru dan platform digital yang lebih inklusif.

Alumni Menjadi Bukti Nyata Keberhasilan

Acara ini juga mempertemukan alumni dari berbagai generasi. Banyak dari mereka kini sukses berkarier di Jakarta, Bali, bahkan luar negeri.

Mereka adalah bukti bahwa talenta dari daerah mampu bersaing di tingkat nasional dan global. Dengan pembinaan yang tepat, modeling bisa menjadi gerbang masa depan.


Kesimpulan: Modeling sebagai Jembatan Tradisi dan Ekonomi

Selama 30 tahun, KS Models Lumajang telah membuktikan bahwa modeling bisa menjadi jembatan antara seni, budaya, dan ekonomi lokal.

Model bukan hanya wajah cantik di atas panggung. Mereka adalah wajah Lumajang—yang kreatif, berkarakter, dan mencintai warisan budaya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah